Tim SAR Klaten Temukan Pendaki Ilegal Merapi, Satu Orang Masih Dalam Pencarian

Senin, 22 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Jogja – Operasi pencarian dua pendaki yang nekat mendaki secara ilegal di kawasan Gunung Merapi wilayah Klaten mulai menunjukkan titik terang.
‎
‎Setelah dua hari penyisiran intensif, satu pendaki bernama Panji Rizkyawan (20), warga Kota Yogyakarta, berhasil ditemukan dalam kondisi hidup meski mengalami kelelahan berat dan luka ringan.
‎
‎“Korban ditemukan saat penyisiran diperluas hingga sektor Pos 2 jalur pendakian Merapi,” ujar Komandan SAR Klaten, Irwan Santoso, Senin (22/12/2025).
‎
‎Irwan menjelaskan, operasi pencarian hari kedua dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan melibatkan 7 SRU dan total 80 personel gabungan dari sembilan instansi.
‎
‎“Upaya pencarian hari ke-2 diawali briefing dan pembagian SRU. Total ada 7 SRU dengan 80 personel yang terlibat,” ungkapnya.
‎
‎Rizky ditemukan SRU 4 di koordinat 49 440900 916488 saat tim bergerak dari posko menuju Pos 2.
‎
‎Kondisi korban saat ditemukan masih sadar, namun sangat lemas akibat kelelahan dan cedera ringan di telapak kaki.
‎
‎“Korban dalam kondisi sadar, lemas, dan mengalami luka ringan di telapak kaki. Pukul 16.34 WIB seluruh SRU ditarik kembali ke posko setelah menyelesaikan search area masing-masing,” jelas Irwan.
‎
‎Korban langsung mendapatkan penanganan awal sebelum dievakuasi.
‎Meski satu pendaki berhasil ditemukan, operasi SAR belum dihentikan.
‎
‎Tim gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap satu pendaki lain bernama Aldo yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
‎
‎“Survivor Rizky sudah diketemukan, sementara survivor Aldo masih nihil.
‎Pencarian dilanjutkan Selasa (23/12/2025) pukul 06.00 WIB,” imbuh Irwan.
‎
‎Sementara Kapolsek Kemalang AKP Sarwoko menegaskan evakuasi dilakukan segera setelah korban dijangkau, dengan tetap mempertimbangkan cuaca dan medan ekstrem Gunung Merapi yang rawan dan berstatus aktif.(*)

Berita Terkait

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja
Wujud Apresiasi Prestasi! Pemkab Sleman Kucurkan Rp46,6 Juta untuk Atlet & Pelatih Peparpeda DIY
Lawan Trend Kukus! Sentra Pathuk Siap Bagikan 27 Ribu Bakpia Panggang Gratis di Bakpia Day #14
Resmikan Sanggar Punokawan 2, Susanto Dorong Generasi Muda Rawat Seni Gamelan Jawa
Sinergi TNI AU dan Pemkab Sleman Optimalkan Lahan Produktif Seluas 8.000 Meter Persegi
Diduga Percikan Stop Kontak, Rumah Warga di Gamping Sleman Terbakar Pagi Hari!
Aniaya Anak di Daycare, Pengasuh di Jogja Dituntut 10 Tahun Penjara: Penderitaan Korban Tak Terbayarkan!
Serangan Houthi ke Arab Saudi, Pakar UMY Soroti Risiko Harga Minyak dan Perjalanan Umrah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Wujud Apresiasi Prestasi! Pemkab Sleman Kucurkan Rp46,6 Juta untuk Atlet & Pelatih Peparpeda DIY

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Lawan Trend Kukus! Sentra Pathuk Siap Bagikan 27 Ribu Bakpia Panggang Gratis di Bakpia Day #14

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Resmikan Sanggar Punokawan 2, Susanto Dorong Generasi Muda Rawat Seni Gamelan Jawa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Sinergi TNI AU dan Pemkab Sleman Optimalkan Lahan Produktif Seluas 8.000 Meter Persegi

Berita Terbaru