RILISINFO.COM, Yogyakarta – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memperkuat jejaring kerja sama internasional dengan Ming Chi University of Technology (MCUT), Taiwan, melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) di UMY pada Selasa (6/10). Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membuka peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, mobilitas mahasiswa, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Penandatanganan MoA dilakukan oleh Prof. Dr. Phil. Ridho Al-Hamdi, M.A. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIPOL) selaku perwakilan UMY dan Chen, Jau-Rong dari MCUT. Kegiatan tersebut turut diisi dengan sambutan dari kedua pihak yang membahas peluang pengembangan kerja sama antarkedua perguruan tinggi.
Dalam sambutannya, Prof. Rizal Yaya, Ph.D. CA. Direktur Direktorat Kemitraan Global dan Mobility UMY menyampaikan bahwa UMY memiliki pengalaman dalam membangun kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi di Taiwan. Sebelumnya, UMY telah menjalin kerja sama dengan sejumlah institusi pendidikan tinggi di Taiwan dalam berbagai bentuk kegiatan akademik dan mobilitas mahasiswa.
“Universitas kami sangat senang berkolaborasi dengan partner-partner kami di Taiwan,” ujar Prof. Rizal.
Ia menjelaskan, kerja sama internasional yang telah dilakukan UMY mencakup berbagai bentuk, mulai dari pertukaran mahasiswa, program double degree, penelitian, hingga kegiatan community service. Saat ini, sejumlah mahasiswa UMY juga telah mengikuti program akademik di beberapa perguruan tinggi di Taiwan.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi UMY untuk terus mengembangkan kolaborasi internasional dengan mitra baru, termasuk MCUT.
Buka Peluang Kolaborasi Pendidikan dan Pengabdian
Prof. Rizal juga menyampaikan bahwa peluang kerja sama antara UMY dan mitra internasional tidak hanya terbatas pada kegiatan akademik. Namun, juga dapat dikembangkan melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
UMY sendiri telah memiliki pengalaman dalam pelaksanaan program community service bersama mahasiswa dan mitra internasional. Kolaborasi tersebut memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar lintas negara sekaligus terlibat dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selain itu, UMY juga memiliki berbagai program pembelajaran internasional yang melibatkan mahasiswa dan dosen dari berbagai bidang keilmuan. Hal tersebut menunjukkan terbukanya peluang pengembangan program bersama dengan MCUT.
Kerja sama tersebut juga sejalan dengan langkah UMY dalam memperluas jejaring global. Sebelumnya, UMY telah membangun jejaring dengan sejumlah institusi di Taiwan untuk membuka peluang student exchange, double degree, dan program internasional lainnya.
MCUT Dorong Kolaborasi melalui University Social Responsibility
Sementara itu, Chen, Jau-Rong, Associate Professor dari MCUT, menyampaikan apresiasi atas kesempatan untuk berkunjung dan membangun kerja sama dengan UMY. Ia menjelaskan bahwa MCUT memiliki perhatian terhadap bidang pendidikan, penelitian, inovasi sosial, serta University Social Responsibility (USR).
Menurut Chen, Jau-Rong, MCUT merupakan salah satu universitas di Taiwan yang memberikan perhatian terhadap hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Melalui USR, perguruan tinggi didorong untuk menghasilkan kontribusi nyata melalui berbagai program berbasis kebutuhan masyarakat.
“Kami juga menekankan pendidikan, pembelajaran, dan penelitian. Kami memiliki pusat penelitian dan, seperti UMY, memiliki reputasi yang sangat baik dalam pelayanan dan inovasi sosial, terutama dalam tanggung jawab sosial,” jelasnya.
Ia menyebutkan bahwa pengalaman MCUT dalam mengembangkan proyek USR dapat menjadi salah satu ruang kolaborasi dengan UMY. Program tersebut juga memiliki keterkaitan dengan pengembangan budaya dan masyarakat.
Tertarik Kembangkan Program USR di Yogyakarta
Chen, Jau-Rong juga menyampaikan ketertarikannya terhadap Yogyakarta yang memiliki kekayaan sejarah dan budaya sekaligus perkembangan teknologi. Kondisi tersebut dinilai relevan dengan proyek USR yang dikembangkan MCUT.
“Kami ingin memiliki lebih banyak kesempatan untuk bergabung dengan UMY,” ungkapnya.
Ia juga berharap hubungan antara MCUT dan UMY dapat berkembang melalui berbagai kegiatan yang melibatkan civitas akademika maupun masyarakat. Menurutnya, hubungan antarinstitusi dapat menjadi lebih bermakna ketika diwujudkan melalui kerja sama dan interaksi langsung.
“Jika ada pesan dari negara ke negara, mereka akan sangat bersyukur dan sangat bermakna. Jadi, kami ingin memiliki hubungan dengan semua orang,” tuturnya.
Perkuat Internasionalisasi Pendidikan Tinggi
Penandatanganan MoA antara UMY dan MCUT menjadi langkah awal untuk mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi. Kerja sama tersebut berpotensi mencakup mobilitas mahasiswa, penelitian bersama, program akademik, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan inovasi sosial.
Melalui kerja sama ini, UMY dan MCUT diharapkan dapat memperluas ruang pembelajaran lintas negara sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat. Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi dan membangun jejaring akademik yang lebih luas antara Indonesia dan Taiwan. (gla)
Sumber : Humas Umy















