Ungguli PTN, Rasio Dosen Asing UMY Tembus Peringkat 240 Dunia

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kegiatan perkuliahan di UMY yang melibatkan dosen dari luar negeri

Foto kegiatan perkuliahan di UMY yang melibatkan dosen dari luar negeri

RILISINFO.COM, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mencetak prestasi spektakuler di panggung dunia. UMY sukses mengungguli seluruh perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta (PTS) di Indonesia dalam indikator pemeringkatan internasional.

Prestasi yang membanggakan ini diraih dalam indikator International Faculty Ratio pada QS World University Rankings (QS WUR) 2027. UMY melesat tajam naik 35 peringkat dari tahun lalu. dan kokoh bertengger di peringkat 240 dunia. Capaian ini sesuai dengan slogan UMY, “Lead the Change, Light the World” sebagai arah baru budaya kerja institusi.

Hasil pemeringkatan internasional perguruan tinggi dunia tersebut dirilis resmi oleh salah satu pemeringkatan bereputasi dunia QS WUR pada Kamis (18/6/2026). Capaian luar biasa ini membuat UMY mengukir sejarah baru di tingkat nasional karena UMY menjadi satu-satunya universitas dari Indonesia yang berhasil menembus jajaran 250 besar global untuk indikator rasio dosen internasional.

Indikator tersebut mengukur proporsi dosen berkewarganegaraan asing terhadap total tenaga pengajar. Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc mengatakan bahwa keunggulan ini ditopang oleh strategi internasionalisasi UMY yang secara sadar dapat bekerjasama dengan seluruh universitas di dunia tanpa memandang perbedaan afiliasi keagamaan universitas.

“UMY terus memperkuat jejaring kerja sama internasional dengan berbagai mitra luar negeri, guna membuka peluang bagi akademisi dan peneliti internasional untuk bergabung dengan UMY sebagai International Staff. Kami membuka kerja sama seluas-luasnya sehingga variasi perspektif keilmuan dari berbagai belahan dunia hadir di UMY,” ujar Nurmandi melalui keterangannya pada Selasa (23/6).

Di antara 20 universitas di Indonesia yang masuk dalam ranking QS WUR 2027, UMY menempati posisi pertama untuk indikator International Faculty Ratio melampaui universitas negeri dan swasta yang selama ini mendominasi pemeringkatan nasional dan internasional.

Wakil Rektor bidang Mutu, Reputasi, dan Kemitraan UMY, Prof. Ir. Slamet Riyadi, S.T., M.Sc., Ph.D juga menambahkan bahwa perluasan jejaring internasional menjadi kunci yang akan terus dikembangkan.

“Saat ini kami sedang memperluas jangkauan international staff atau dosen asing UMY dari berbagai benua. Hal ini untuk memastikan keahlian khusus dari berbagai budaya akademik di luar negeri hadir di UMY. Tidak hanya dalam pengajaran, tapi juga dalam penelitian. Melalui dosen asing yang juga melakukan penelitian, kami memperkuat penelitian inovasi hingga tahap hilirisasi” imbuh Slamet.

Kepala Badan Perencanaan dan Reputasi Global Dr. Mega Hidayati menyampaikan bahwa seluruh capaian indikator penilaian dalam QS WUR yang diraih UMY tercatat naik di tahun 2027, dengan beberapa indikator yang mengalami kenaikan signifikan. Persentase kenaikan Employer Reputation sebesar 83 persen, dan kenaikan di 2 indikator International Research Network dan Employment Outcomes pun masing-masing sebesar 100 persen.

“Kehadiran dosen internasional di UMY berkontribusi dalam meningkatkan inklusivitas pengajaran yang memperkaya pengalaman dan perspektif akademik mahasiswa, memperkuat kualitas riset, dan memperluas kolaborasi global. Ini memastikan UMY menjadi universitas yang berkontribusi pada dunia akademik global,” pungkas Mega. (lsi)

Sumber : Humas Umy

Berita Terkait

Terbukti Aniaya Adik Kandung, Rohana Hanya Divonis 2 Bulan Percobaan
Slank Kembali ke Purwokerto Setelah 18 Tahun, Tour “Hey Slank” Siap Sapa Kembali Slankers
Sambut HUT ke-81 RI, Sugiat Santoso Cup Semarakkan Sepakbola di Langkat
Panglima FJI Gus Dar Soroti Dugaan Konten Hafalan Al-Qur’an Ditukar Miras, Dorong Penelusuran Hukum
Mayoritas Pemuda Bekasi Tak Merokok, Tri Adhianto Dorong Ruang Publik Bebas Asap Rokok
AMPHIBI Ajak Siswa SDN 013829 Ledong Timur Cintai Lingkungan Sejak Dini
KP MBG: Hampir Enam Bulan, Negara Belum Hadir untuk Korban Kecelakaan Kerja Di Program MBG
Wonosobo Cetak Paskibra Tangguh, 48 Pelajar Jalani Pembinaan Intensif

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:52 WIB

Terbukti Aniaya Adik Kandung, Rohana Hanya Divonis 2 Bulan Percobaan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:21 WIB

Slank Kembali ke Purwokerto Setelah 18 Tahun, Tour “Hey Slank” Siap Sapa Kembali Slankers

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, Sugiat Santoso Cup Semarakkan Sepakbola di Langkat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Panglima FJI Gus Dar Soroti Dugaan Konten Hafalan Al-Qur’an Ditukar Miras, Dorong Penelusuran Hukum

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Mayoritas Pemuda Bekasi Tak Merokok, Tri Adhianto Dorong Ruang Publik Bebas Asap Rokok

Berita Terbaru

Jakarta

Hari Pers Nasional Milik Semua Insan Pers di Tanah Air

Senin, 2 Nov 2026 - 09:31 WIB