UWM Dorong Generasi Muda Jadi Agen Perubahan Konsumsi Pangan Sehat dan Aman

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, KULONPROGO – Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Edukasi Pengolahan Pangan Fungsional dan Keamanan Pangan” di MAN 2 Kulon Progo.
‎
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Teater Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu (GPPT) itu diikuti 60 siswa kelas XI Program Keterampilan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) dan Tata Boga.
‎
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Tim pengabdian terdiri dari tiga dosen Teknologi Pangan UWM, yakni Dyah Titin Laswati, Nissa Clara Firsta, dan Asepto Edi Saputro yang memberikan pembekalan terkait pangan sehat dan keamanan pangan kepada para siswa.
‎
Ketua Tim Pengabdian, Dyah Titin Laswati, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya konsumsi pangan sehat sekaligus membangun kesadaran terhadap keamanan pangan dalam kehidupan sehari-hari.
‎
“Kami ingin siswa memahami bahwa pangan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga dapat mendukung kesehatan apabila diolah dengan benar,” ujarnya.
‎
Dyah menegaskan, aspek keamanan pangan harus menjadi perhatian utama masyarakat.
‎
“Keamanan pangan sangat penting untuk mencegah risiko penyakit yang ditularkan melalui makanan. Melalui kegiatan ini kami berharap siswa dapat menjadi agen perubahan dalam menerapkan pola konsumsi pangan yang sehat dan aman,” katanya.
‎
Dalam sesi materi, peserta mendapatkan edukasi mengenai keamanan pangan berbasis mikrobiologi.
‎
Materi tersebut membahas bahaya kontaminasi mikroorganisme, faktor penyebab keracunan pangan, hingga langkah pencegahan yang dapat diterapkan sejak pemilihan bahan baku, proses pengolahan, penyimpanan, sampai penyajian makanan.
‎
Edukasi ini dinilai relevan dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
‎
Tak hanya teori, siswa juga dikenalkan pada konsep pangan fungsional dan pemanfaatan bahan pangan lokal.
‎
Tim pengabdian memperagakan pembuatan jus wortel dan pare sebagai alternatif minuman sehat, serta memperkenalkan inovasi pengolahan labu kuning menjadi minuman fungsional yang kaya serat dan vitamin.
‎
“Bahan pangan lokal memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai gizi tinggi dan memiliki manfaat kesehatan,” jelas tim pengabdian.
‎
Kepala MAN 2 Kulon Progo, Riza Faozi, menyambut positif kegiatan tersebut.
‎
“Kami sangat mengapresiasi kontribusi UWM dalam memberikan wawasan dan keterampilan kepada siswa. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah sangat penting untuk memperkaya pengetahuan peserta didik, terutama di bidang pengolahan pangan dan kewirausahaan,” ujarnya.
‎
Kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan praktik sederhana yang menunjukkan tingginya antusiasme siswa terhadap inovasi pangan sehat, aman, dan berkelanjutan.(waw)

Berita Terkait

Kasus Obesitas Anak Indonesia Diproyeksikan Meningkat, Pakar UMY Ingatkan Peran Keluarga dan Sekolah
Satpol PP Sleman Giatkan Operasi Rokok Ilegal, Pelanggar Dikenakan Denda Rp8 Juta
Pemerintah Pertahankan Tarif PSO, Naik Kereta Jakarta–Jogja Cukup Bayar Rp82 Ribu
Kecelakaan Motor Matik di Dekat SD Kanisius Gayam Sempat Buat Warga Sekitar Berkerumun
Heboh Api dan Asap Keluar dari Dalam Tanah di Munthuk, DLH Bantul Teliti Potensi Gas Alam
Menggali Sejarah Seni Rupa, Museum Affandi Telusuri Arsip Catatan Harian Affandi Sejak 1953
Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi
Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Kasus Obesitas Anak Indonesia Diproyeksikan Meningkat, Pakar UMY Ingatkan Peran Keluarga dan Sekolah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Satpol PP Sleman Giatkan Operasi Rokok Ilegal, Pelanggar Dikenakan Denda Rp8 Juta

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Pemerintah Pertahankan Tarif PSO, Naik Kereta Jakarta–Jogja Cukup Bayar Rp82 Ribu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Kecelakaan Motor Matik di Dekat SD Kanisius Gayam Sempat Buat Warga Sekitar Berkerumun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Heboh Api dan Asap Keluar dari Dalam Tanah di Munthuk, DLH Bantul Teliti Potensi Gas Alam

Berita Terbaru