Wagub Dimyati Ungkap Strategi Banten Memperkuat Ketahanan Pangan

Rabu, 7 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Banten – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah memaparkan sejumlah strategi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Pemaparan tersebut disampaikan di hadapan puluhan peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Tahun Anggaran 2026 di Ruang Kerja Wagub Banten, KP3B, Kota Serang, Rabu (7/10/2026).

​Agenda ini merupakan bagian dari sesi Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN). Dalam penjelasannya, Wagub Dimyati menyebutkan bahwa Pemprov Banten terus berupaya meningkatkan produktivitas, menjaga pasokan, serta menstabilkan harga pangan di pasaran secara berkelanjutan.

​Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan guna memastikan rantai pasok pangan dari hulu hingga hilir tetap terjaga.

​”Salah satunya adalah melalui optimalisasi peran Satgas Pangan di daerah,” ujar Wagub Dimyati.

​Menurutnya, Satgas Pangan memiliki peran krusial dalam mengawal agar seluruh proses berjalan sesuai dengan regulasi. Proses tersebut mencakup perencanaan, penganggaran, pengadaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga pemeriksaan.

​”Jika semuanya sudah sesuai dengan aturan yang ada, Insyaallah ketersediaan pangan kita akan selalu aman,” tegasnya.

​Selain pengawasan, Pemprov Banten juga bersinergi dengan pemerintah pusat untuk membangun sejumlah infrastruktur irigasi. Langkah ini penting agar sawah para petani terairi dengan baik tanpa harus bergantung pada curah hujan. Dengan demikian, petani diharapkan dapat bercocok tanam hingga tiga kali dalam setahun.

​”Termasuk, kami juga terus merawat wilayah-wilayah sumber resapan air di daerah hulu,” tambah Wagub Dimyati.

​Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Banten, M. Nasir, mengungkapkan bahwa produktivitas padi di Banten saat ini berkisar antara 6–7 ton per hektare. Total capaian panen pada tahun lalu menyentuh angka sekitar 1,7 juta ton.

​Ke depan, para petani akan terus didorong untuk memanfaatkan teknologi pertanian modern, baik saat masa tanam maupun panen, serta menggunakan bibit unggul.

​”Jika metode ini bisa diterapkan secara menyeluruh, produktivitas padi kita berpotensi naik secara drastis,” kata Nasir.

​Sementara itu, untuk memenuhi pasokan produk pangan lainnya, Pemprov Banten terus memperkuat Kerja Sama Antardaerah (KAD) dengan wilayah penghasil. Komoditas tersebut meliputi cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan berbagai jenis sayuran.

​”Demi memastikan harga di pasar tetap stabil, kami juga menyubsidi biaya angkutnya,” pungkas Nasir.(lsi)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Polda Banten Gelar Serah Terima Pataka dan Farewell Parade
Wagub Banten: Filosofi Catur Ajarkan Pentingnya Sinergi dan Kolaborasi
Pemprov Banten Siapkan Strategi Tingkatkan Serapan Lulusan SMK
Gubernur Andra Soni Dorong Kolaborasi Percepat Penurunan Pengangguran di Banten
Hujan Diprediksi Mundur, Pemprov Banten Siagakan Teknologi Modifikasi Cuaca
Wagub Banten Dorong Penguatan Integritas di Sektor Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045
Peningkatan Daya Saing SDM dan Pemerataan Infrastruktur Jadi Prioritas Banten 2027
Sambangi Makorem di HUT TNI ke-81, Wakapolda Banten Tegaskan Soliditas TNI-Polri

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Polda Banten Gelar Serah Terima Pataka dan Farewell Parade

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Wagub Banten: Filosofi Catur Ajarkan Pentingnya Sinergi dan Kolaborasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Pemprov Banten Siapkan Strategi Tingkatkan Serapan Lulusan SMK

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Gubernur Andra Soni Dorong Kolaborasi Percepat Penurunan Pengangguran di Banten

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Wagub Dimyati Ungkap Strategi Banten Memperkuat Ketahanan Pangan

Berita Terbaru