Peringati HPSN 2022 Aleg PKS Ingatkan Soal Ancaman Limbah Medis Pandemic Covid-19

Sabtu, 26 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM – Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) merilis angka peningkatan 1,14 poin Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) pada tahun 2021 bila di bandingkan tahun 2020. Hal ini diklaim oleh pemerintah sebagai bentuk keberhasilan kinerja perbaikan lingkungan secara umum. IKLH yang merupakan komposit dari Indeks Kualitas Air, Indeks Kualitas Udara, dan Indeks Kualitas Tutupuan Lahan.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IV DPR RI dari fraksi PKS menyatakan meskipun nilai IKLH mengalami peningkatan, “Pemerintah tidak boleh berpuas diri sebab terdapat beberapa permasalahan utama lingkungan yang sangat mendesak untuk segera ditanggulangi misalnya persoalan timbulan sampah,” ujarnya di Jakarta.

Persolan timbulan sampah ini menjadi perhatian tersendiri dari politisi Partai Keadilan Sejahtera ini. Ia menyebutkan bahwa jika diakumulasikan selama 5 tahun terakhir total timbulan sampah indonesia mencapai 379,34 juta ton atau rata-rata 75,87 juta ton/tahunnya. Sementara kemampuan mengolah sampah masih dibawah 50% setiap tahunnya. Selain itu ancaman dari limbah medis yang bersumber dari penanganan pandemic Covid-19 juga terus mengalami lonjakan menurut data Kementerian kesehatan tahun lalu, timbulan limbah B3 dari Fasilitas Layanan Kesehatan (Fayankes) mencapai 920.224 kg/hari.

Menurut data WHO, limbah B3 Fayankes meningkat hingga 10 kali lipat. Pada tahun 2021 juga terdapat gap pengelolaan limbah B3 Fayankes hingga mencapai 449.574 kg/hari, dari kapasitas kelola timbulan limbah B3 fayankes sebesar 470.650 kg/hari. Jika ini dibiarkan tentu saja akan memperburuk kondisi lingkungan secara nasional.

Meskipun pengelolaan sampah merupakan sesuatu yang mendesak namun dari segi kebijakan nasional belum sepenuhnya mengarah kesana, hal ini ditunjukkan dengan pengelolaan sampah belum masuk kedalam kategori pelayanan dasar dalam pembagian urusan/kewenangan pusat dan daerah sehingga terkadang penganggaran pengelolaan sampah sangat terbatas.

Drh. Slamet mencontohkan bahwa minimnya alokasi anggaran pada Ditjen pengelolaan sampah dan limbah B3 yaitu sebesar Rp. 264 Miliar pada tahun 2022 tidak mencerminkan sikap responsif pemerintah terhadap peningkatan limbah sampah Covid-19 khususnya dan pengelolaan pencemaran sampah pada umumnya. Disisi yang lain pemerintah daerah juga kewalahan dalam penyediaan anggaran pengelolaan sampah akibat refocusing anggaran untuk penanganan pandemic Covid-19.

Melalui momentum Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), politisi senior PKS dapil kota/kabupaten Sukabumi ini mendorong pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah melalui pemilahan dan mekanisme  Daur ulang, Penggunaan ulang dan Pengurangan Penggunaan ( 3R ). selain itu pemerintah daerah dan masyarakat harus bersama mendorong pengarusutamaan ekonomi sirkular dari pengelolaan sampah sehingga memberikan sebuah perspektif baru pengelolaan sampah yaitu menghasilkan uang.(*)

Berita Terkait

Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk Dukung Program Gentengisasi Presiden
Sukseskan Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Tinjau BSPS di Purwakarta
Mendagri Ngariung Bersama Sopir Truk Genteng Sambil Menikmati Nasi Liwet di Purwakarta
Perpaduan Horor dan Komedi “Warga Rusun 609” Jadi Sorotan Penonton
Wamendagri Bima Arya Tinjau Banjir Bandang Solok, Kebutuhan Alat Berat dan Personel Jadi Perhatian
Sidang Gas Portable Gabriel Lumbantoruan, Ahli Soroti Prosedur dan Pembuktian
Delapan Tahun Menanti, Gloria Jessica dan Ade Govinda Akhirnya Rilis Album Perdana “Blue.”
Wamenaker Afriansyah Noor Minta Pelindungan Peserta Jadi Prioritas Pemagangan Luar Negeri

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk Dukung Program Gentengisasi Presiden

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Tinjau BSPS di Purwakarta

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Mendagri Ngariung Bersama Sopir Truk Genteng Sambil Menikmati Nasi Liwet di Purwakarta

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Perpaduan Horor dan Komedi “Warga Rusun 609” Jadi Sorotan Penonton

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Wamendagri Bima Arya Tinjau Banjir Bandang Solok, Kebutuhan Alat Berat dan Personel Jadi Perhatian

Berita Terbaru