Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk Dukung Program Gentengisasi Presiden

Jumat, 2 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Purwakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melepas 125 truk pengangkut 500 ribu keping genteng untuk mendukung Program Gentengisasi yang merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto. Pelepasan itu ditandai dengan pemecahan kendi dan pengangkatan bendera Merah Putih di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat (Jabar), Jumat (2/10/2026).

Mendagri mengatakan, program tersebut bertujuan mendorong penggunaan genteng pada rumah masyarakat sekaligus menggerakkan industri genteng dalam negeri. Berdasarkan data yang dikantonginya, baru sekitar 57 persen rumah di Indonesia yang menggunakan genteng, sementara lainnya menggunakan material seperti seng dan asbes.

“Jadi gini, saya dengan Pak Ara Sirait datang ke sini, ini atas perintah Presiden Bapak Prabowo untuk gentengisasi,” ujar Mendagri.

Menurut Mendagri, genteng memiliki keunggulan dari sisi kenyamanan karena mampu menahan panas dan tidak menimbulkan suara bising ketika hujan. Hal ini juga sejalan dengan gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang kerap disampaikan Presiden Prabowo. Selain itu, penggunaan genteng tanah liat juga dinilai menjadi bagian dari karakter arsitektur Indonesia yang telah berkembang sejak lama.

“Bapak Presiden ingin agar rumah ini bagusnya dikasih genteng. Tahu enggak kenapa? Satu, adem. Bener nih, adem. Karena genteng tahan panas, tengah-tengahnya ada aliran udara dibanding seng,” katanya.

Mendagri menambahkan, program gentengisasi juga berpotensi meningkatkan permintaan terhadap produk genteng, khususnya dari daerah-daerah sentra produksi. Ia menyebut Jawa Barat sebagai salah satu sentra terbesar, dengan sekitar 87 persen rumah telah menggunakan genteng.

“Jadi, khusus Jawa Barat, banjirin Jawa Barat yang masih 13 persen belum menggunakan genteng. Banjirin lagi daerah-daerah sekitarnya, di Sumatera dan lain. Banjirin dari Purwakarta, nyebrang kirim genteng ke sana,” ungkapnya.

Ia menilai peningkatan permintaan tersebut akan memberikan efek berganda bagi perekonomian masyarakat, mulai dari produsen dan penjual genteng hingga sektor transportasi. Terlebih, Menteri PKP telah mendorong para pengembang agar menggunakan genteng tanah liat pada rumah subsidi, rumah bantuan, dan program bedah rumah.

Mendagri berharap Program Gentengisasi dapat menggerakkan sentra-sentra produksi genteng di berbagai daerah, termasuk Purwakarta, Majalengka, Kebumen, dan Yogyakarta.

“Terima kasih kepada Bapak Ara Sirait yang sudah ‘memaksa-maksa’ developer untuk beli genteng. Dan terima kasih kepada Pak Prabowo yang punya ide dan perintahkan kita semua untuk membuat program ini,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sebanyak 125 truk tersebut mengangkut genteng yang telah terstandardisasi Standar Nasional Indonesia (SNI) ke sejumlah daerah di Provinsi Jabar. Rencananya, genteng yang juga diproduksi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, tersebut bakal difungsikan untuk mendukung program BSPS di Jabar.

Turut hadir pada acara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh, Wakil Kepala BPKP Aryanto Wibowo, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Herman Suryatman, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, Bupati Majalengka Eman Suherman, serta pejabat terkait lainnya.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Tinjau BSPS di Purwakarta
Mendagri Ngariung Bersama Sopir Truk Genteng Sambil Menikmati Nasi Liwet di Purwakarta
Wamendagri Bima Arya Tinjau Banjir Bandang Solok, Kebutuhan Alat Berat dan Personel Jadi Perhatian
Kemendagri-KemenPU Integrasikan SIPD dan SIPASTI untuk Perkuat Tata Kelola Pemda
Kemendagri Perkuat Pengendalian Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi untuk Jaga Pembangunan Daerah
HUT ke-81 Sumbar, Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Daerah Tangguh Bencana
Mendagri Tito: Potensi Kerajinan Indonesia Sangat Luar Biasa
Wamendagri Bima Dorong Mitigasi Bencana Jadi Bagian Penting dalam Perencanaan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk Dukung Program Gentengisasi Presiden

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Tinjau BSPS di Purwakarta

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Mendagri Ngariung Bersama Sopir Truk Genteng Sambil Menikmati Nasi Liwet di Purwakarta

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Wamendagri Bima Arya Tinjau Banjir Bandang Solok, Kebutuhan Alat Berat dan Personel Jadi Perhatian

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Kemendagri-KemenPU Integrasikan SIPD dan SIPASTI untuk Perkuat Tata Kelola Pemda

Berita Terbaru