“Jangan Sampai Menyesal”, lindungi yang anda cintai dari perilaku penyimpangan seksual

Minggu, 27 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM – Oleh: Prof. Dr.Ir. Euis Sunarti, M.Si. Kejadian penyimpangan seksual semakin meningkat menghancurkan keluarga, mendatangkan kepiluan dan kenelangsaan yang mendalam tatkala anggota keluarganya yang dicintai dan dibanggakan mengaku lesbian atau gay (homoseksual). Dunia berubah total. Andaipun ada upaya pemulihan dan pengobatan yang dilakukan akan membutuhkan energy, biaya dan waktu yang tidak sedikit, tetapi kehidupan tidak akan sama lagi. Oleh karena itu agar “jangan sampai menyesal” perlu kita kenali bagaimana melakukan pencegahan dan perlindungan keluarga . Hal ini disampaikan oleh Prof.Dr.Ir.Euis Sunarti, M.Si, Guru Besar Ketahanan Keluarga IPB University, sekaligus penulis buku “Jangan Sampai Menyesal” dalam acara bedah buku yang dilselenggarakan secara online oleh Penggiat Keluarga Indonesia (GiGa), Sabtu, 26 Februari 2022.

Fenomena Perilaku Seksual Menyimpang (PSM) semakin marak dan meresahkan, karena mengancam sendi-sendi ketahanan keluarga. Berdasarkan laporan perkembangan HIV AIDS & PIMS di Indonesia, pada periode Januari-Maret 2021, jumlah kumulatif ODHA ditemukan (kasus HIV) sebanyak 427.201 orang, sedangkan jumlah kumulatif kasus AIDS sebanyak 131.417. Sebagian besarnya adalah kelompok umur 25 – 49 tahun (71,3%), berjenis kelamin laki-laki (69%), dimana sebanyak 27,2% adalah homoseksual yang merupakan kelompok populasi LSL (26,3%) dan Waria (0,9%). Jadi selain mengalami masalah psikis para perilaku penyimpangan seksual ini juga mengancam kesehatan.

Tetapi banyak keluarga yang tidak tahu kemana mencari bantuan atau karena malu sehingga menghindari bantuan bahkan ada yang menolak bantuan, sehingga lambat laun pada akhirnya keluarga tersebut menjadi ”berdamai” dan akhirnya seakan “menerima” anaknya yang homo seksuai atau transgender. Lain halnya bila dialami pasangan suami-istri sering berakhir dengan perceraian, atau pemufakatan untuk menutupi keadaan dengan tetap berpura-pura sebagai suami istri dan ayah ibu bagi anaknya. Relakah kita? Tentu tidak, Prof. Dr.Ir. Euis Sunarti, M.Si menulis secara lengkap agar para keluarga memahami bahwa PSM ini bisa disembuhkan karena bukan disebabkan faktor genetik tapi faktor lingkungan. Selain itu keluarga perlu mendeteksi PSM ini secara dini agar bisa diminimalisir dampak-dampak buruk yang akan dialami keluarga. Acara bedah buku ini juga menghadirkan para akademisi dari berbagai PT, artis, tokoh agama yang menguatkan upaya-upaya perlindungan keluarga dari perilaku penyimpangan seksual.

Penulis adalah: Guru Besar Ketahanan Keluarga IPB University, sekaligus penulis buku “Jangan Sampai Menyesal”

Berita Terkait

Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk Dukung Program Gentengisasi Presiden
Sukseskan Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Tinjau BSPS di Purwakarta
Mendagri Ngariung Bersama Sopir Truk Genteng Sambil Menikmati Nasi Liwet di Purwakarta
Wamendagri Bima Arya Tinjau Banjir Bandang Solok, Kebutuhan Alat Berat dan Personel Jadi Perhatian
Kemendagri-KemenPU Integrasikan SIPD dan SIPASTI untuk Perkuat Tata Kelola Pemda
Kemendagri Perkuat Pengendalian Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi untuk Jaga Pembangunan Daerah
HUT ke-81 Sumbar, Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Daerah Tangguh Bencana
Mendagri Tito: Potensi Kerajinan Indonesia Sangat Luar Biasa

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk Dukung Program Gentengisasi Presiden

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Tinjau BSPS di Purwakarta

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Mendagri Ngariung Bersama Sopir Truk Genteng Sambil Menikmati Nasi Liwet di Purwakarta

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Wamendagri Bima Arya Tinjau Banjir Bandang Solok, Kebutuhan Alat Berat dan Personel Jadi Perhatian

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Kemendagri-KemenPU Integrasikan SIPD dan SIPASTI untuk Perkuat Tata Kelola Pemda

Berita Terbaru