Jogja Merah Putih Digelar di Tugu hingga Parangtritis, Bendera 481 Meter Jadi Ikon Utama
RILISINFO.COM, JOGJA – Jogja Merah Putih hadir spektakuler menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia dengan pembentangan bendera raksasa sepanjang 481 meter dan lebar 150 meter di Yogyakarta Raya.
Korem 072 Pamungkas mengajak seluruh elemen bangsa merawat persatuan, gotong royong, nasionalisme, serta kecintaan terhadap Tanah Air melalui agenda monumental tersebut bersama.
Komandan Korem 072 Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono mengatakan kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi seluruh komponen bangsa di Yogyakarta bersama.
“Kami ingin menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap NKRI,” kata Yuniar saat menjelaskan tujuan utama kegiatan Jogja Merah Putih tersebut bersama.
Peringatan kemerdekaan, menurut Yuniar, bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat komitmen menjaga persatuan menghadapi berbagai tantangan zaman saat ini secara bersama.
“Kehadiran masyarakat sangat penting. Semakin banyak warga terlibat, semakin kuat pesan kebersamaan yang ingin kami sampaikan,” ujarnya kepada wartawan di Yogyakarta setempat.
Agenda pertama berlangsung Sabtu, 15 Agustus 2026 mulai pukul 15.30 WIB, dengan rute Tugu Putih atau Golong Gilig menuju Titik Nol Yogyakarta.
Ribuan peserta dari TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, komunitas, serta masyarakat umum diperkirakan memenuhi pusat Kota Yogyakarta pada sore hari.
Deretan peserta akan membentangkan Merah Putih bersama-sama, menciptakan lautan merah putih yang memukau sekaligus menggugah rasa nasionalisme masyarakat setempat dan pengunjung seluruhnya.
“Bendera ini bukan sekadar kain merah putih, tetapi simbol persatuan yang mengikat seluruh anak bangsa,” tegas Yuniar dalam keterangannya kepada media nasional.
Semangat Jogja Merah Putih kemudian berlanjut Sabtu, 22 Agustus 2026 pukul 15.30 WIB di kawasan Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Yogyakarta selatan.
Deburan ombak Samudra Hindia dan hamparan pasir menjadi latar pembentangan bendera raksasa yang diharapkan menghadirkan panorama kebangsaan penuh makna bagi masyarakat luas.
“Kami ingin pesan persatuan juga terasa kuat dari pesisir selatan Yogyakarta,” ujar Yuniar menegaskan semangat kegiatan tersebut kepada masyarakat luas seluruhnya.
Menurut penyelenggara, kegiatan mengusung tema “Bersatu, Berkarya, untuk Indonesia Maju” sebagai ajakan memperkuat kebersamaan melalui aksi nyata bersama masyarakat Indonesia tercinta.
Yuniar berharap kegiatan tersebut menjadi tontonan menarik sekaligus tuntunan inspiratif bagi generasi muda dalam memaknai kemerdekaan Indonesia secara lebih mendalam dan nyata.
“Merah Putih tetap menjadi simbol pemersatu di tengah perbedaan dan derasnya arus informasi,” katanya mengingatkan seluruh peserta dan masyarakat Indonesia secara bersama.
Jogja Merah Putih menegaskan Yogyakarta sebagai daerah kaya nilai kebangsaan, budaya, dan gotong royong yang terus diwariskan kepada generasi berikutnya secara konsisten.
“Kemerdekaan bukan hanya warisan sejarah, tetapi amanah yang harus dijaga bersama,” kata Yuniar, mengajak masyarakat menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan secara damai. (waw)

