Loman Park Hotel Yogyakarta Perkuat Kiprah Hospitality dalam Event Internasional ASEAN Sports Day 2026

RILISINFO.COM, YOGYAKARTA — Semangat sport tourism dan diplomasi olahraga ASEAN hadir di Yogyakarta melalui penyelenggaraan ASEAN Sports Day 2026. Salah satu ruang yang menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah Loman Park Hotel Yogyakarta, yang menjadi lokasi press conference ASEAN Sports Day 2026, Senin (24/8/2026).

Mengusung tema “Active Youth Healthy Future”, ASEAN Sports Day 2026 menjadi momentum untuk mendorong generasi muda membangun gaya hidup aktif dan sehat sekaligus mempererat hubungan masyarakat di kawasan Asia Tenggara.

Kehadiran Loman Park Hotel sebagai lokasi konferensi pers turut memperkuat posisi hotel sebagai salah satu fasilitas hospitality yang mendukung penyelenggaraan kegiatan berskala nasional dan internasional di Yogyakarta.

Dalam konferensi pers tersebut hadir Asisten Deputi Olahraga Masyarakat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI Yayat Suyatna, S.Pd., M.Pd., Analis Kebijakan Ahli Madya Kemenpora RI Akbar Mia, M.Si., Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Sleman Kus Endarto, S.E., M.Ec.Dev., serta GM Loman Park Hotel Handono Suyatno Putro.

Dari sisi penyelenggaraan event, Loman Park Hotel tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya agenda konferensi pers, tetapi juga merepresentasikan peran sektor perhotelan dalam mendukung ekosistem event, pariwisata, dan ekonomi kreatif di Yogyakarta.

ASEAN Sports Day sendiri merupakan momentum yang lebih luas dari sekadar aktivitas olahraga. Kegiatan ini diarahkan untuk mempertemukan masyarakat ASEAN melalui olahraga, budaya, pariwisata, permainan tradisional, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Yogyakarta dinilai memiliki ekosistem yang mendukung tujuan tersebut karena memiliki kekuatan di sektor budaya, pendidikan, pariwisata, komunitas olahraga, ekonomi kreatif, serta industri hospitality.

Bagi industri perhotelan, kehadiran event seperti ASEAN Sports Day memberikan peluang untuk memperkuat peran Yogyakarta sebagai destinasi sport tourism. Mobilitas peserta, delegasi, komunitas, wisatawan, hingga pelaku industri kreatif turut menciptakan potensi pergerakan ekonomi bagi berbagai sektor pendukung.

Sementara itu, Yayat Suyatna menegaskan bahwa ASEAN Sports Day tidak semata-mata berbicara mengenai kompetisi olahraga. Olahraga dapat menjadi bahasa bersama untuk mempertemukan masyarakat dari berbagai negara ASEAN dan membangun persahabatan.

Melalui tema “Active Youth Healthy Future”, penyelenggaraan tahun ini juga menempatkan generasi muda sebagai bagian penting. Sejumlah sekolah menengah atas dan perguruan tinggi di Yogyakarta turut dilibatkan dengan menerjunkan siswa dan mahasiswa dalam kegiatan.

Keterlibatan generasi muda tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan hidup aktif sekaligus mempersiapkan generasi menuju visi Indonesia Emas 2045.

Bagi Yogyakarta, ASEAN Sports Day 2026 sekaligus menjadi panggung untuk menunjukkan bahwa olahraga dapat berjalan beriringan dengan budaya, pariwisata dan industri hospitality.

Dengan dukungan venue, hotel, destinasi wisata, UMKM dan industri kreatif, event olahraga internasional seperti ASEAN Sports Day berpotensi memberikan pengalaman yang lebih lengkap bagi para peserta sekaligus memperkuat citra Yogyakarta sebagai kota yang siap menjadi tuan rumah berbagai event berskala internasional.

Dari Loman Park Hotel Yogyakarta, semangat ASEAN Sports Day 2026 pun membawa pesan bahwa olahraga bukan sekadar tentang menang dan kalah, tetapi juga tentang persahabatan, kesehatan, kebersamaan, budaya dan konektivitas masyarakat ASEAN. (Aga)