Sikapi Pernyataan Budi Arie, Partai Gerindra Prioritaskan Pengawalan Program Prabowo

Selasa, 25 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Jakarta – Partai Gerindra menegaskan tengah fokus mengawal dan menyukseskan seluruh program Presiden Prabowo Subianto yang mengdepankan kepentingan rakyat. Belum ada pembahasan terkait kesiapan Pemilu 2029 di internal Gerindra.

Demikian disampaikan juru bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso merespons pernyataan Ketua Umum organisasi relawan Projo, Budi Arie Setiadi, terkait kemungkinan percepatan pesta demokrasi 2029.

“Kami fokus menyukseskan program Pak Prabowo, tidak ada pembahasan untuk 2029, masih jauh untuk dibahas,” kata Sugiat saat dikonfirmasi wartawan, Jakarta, Selasa, 25 Agustus 2026.

Sugiat menegaskan bagi Gerindra, mengamankan dan mengawal program-program Presiden Prabowo jauh lebih penting ketimbang membahas Pemilu 2029. Apalagi, penyelenggaraan Pemilu 2029 masih terlalu dini untuk dibahas.

“Yang kami fokuskan saat ini adalah mengamankan dan mengawal program-program Pak Prabowo yang bermanfaaat bagi masyarakat Indonesia,” kata Sugiat.

Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI itu mempersilakan seluruh pihak untuk mempertanyakan langsung maksud percepatan Pemilu 2029 kepada Budi Arie. Sugiat menyebut hanya Budi Arie yang mengetahui maksud dan tujuan dari pernyataan tersebut.

“Jadi terkait pernyataannya, hanya Budi Arie yang tahu sendiri maksudnya apa, silakan ditanya ke yang bersangkutan, kita tidak terpengaruh dengan itu,” kata Sugiat.

Gerindra, kata Sugiat, akan tetap fokus mengawal pemerintahan Prabowo Subianto serta memastikan program-program yang telah dicanangkan dapat berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebelumnya, dalam postingan Instagram ott_othetrack, Budi Arie berbicara mengenai kemungkinan momentum politik dan pemilu berlangsung lebih cepat. Pernyataan tersebut pun menjadi perhatian publik dan memunculkan berbagai spekulasi mengenai arah politik nasional. ***

Berita Terkait

Gandeng DP3AP2 DIY, Universitas Widya Mataram Bedah Dampak Bahaya Kekerasan Berbasis Gender
Aksi Massa Melintas Kawasan Malioboro-Titik Nol, KAI Daop 6 Minta Calon Penumpang Atur Waktu
Bahaya Beraktivitas di Sekitar Rel: KAI Angkat Suara Usai KA Batara Kresna Tertemper Saat CFD
Cegah Potensi Kerugian Negara Rp1,6 Miliar, Bea Cukai Gagalkan Ekspor Emas Ilegal di YIA
Pemkab Sleman dan Kanwil DJP DIY Perkuat Sinergi Lewat Program PERINTIS 10 Hari
Hari Prastowo Resmi Jadi Anggota DPRD Kota Yogyakarta, Siap Kawal Aspirasi Warga
Hari Prastowo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Yogyakarta Lewat PAW
Rawat Berkah Kebersamaan, Festival Kampung Santri Jogja Tegaskan Pesan Ukhuwah

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Gandeng DP3AP2 DIY, Universitas Widya Mataram Bedah Dampak Bahaya Kekerasan Berbasis Gender

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Aksi Massa Melintas Kawasan Malioboro-Titik Nol, KAI Daop 6 Minta Calon Penumpang Atur Waktu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:08 WIB

Bahaya Beraktivitas di Sekitar Rel: KAI Angkat Suara Usai KA Batara Kresna Tertemper Saat CFD

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Cegah Potensi Kerugian Negara Rp1,6 Miliar, Bea Cukai Gagalkan Ekspor Emas Ilegal di YIA

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Pemkab Sleman dan Kanwil DJP DIY Perkuat Sinergi Lewat Program PERINTIS 10 Hari

Berita Terbaru