KDS Pastikan Korban Kebakaran Pacet Dapat Tempat Tinggal Sementara

RILISINFO.COM, Bandung – Pemerintah Kabupaten Bandung memastikan warga terdampak kebakaran di Kampung Limus, RT 03/RW 10, Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, mendapat tempat tinggal sementara sekaligus bantuan pembangunan rumah.

Bupati Bandung Dadang Supriatna atau KDS mengatakan, kebakaran yang terjadi Rabu (9/9/2026) menghanguskan tujuh unit rumah, dengan lima di antaranya mengalami kerusakan parah.

“Di mana sebab-sebabnya ini kebakaran di antaranya karena konslet instalasi listrik sehingga mengakibatkan kebakaran kurang lebih ada lima rumah yang parah dan semuanya ada tujuh unit,” kata KDS saat meninjau lokasi kebakaran, Kamis (10/9/2026).

KDS mengatakan Pemkab Bandung bersama BAZNAS Kabupaten Bandung langsung menyiapkan langkah penanganan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Untuk kebutuhan sementara, BAZNAS Kabupaten Bandung akan menanggung biaya kontrakan warga terdampak selama tiga bulan. Bantuan tersebut bersumber dari dana zakat profesi ASN Kabupaten Bandung melalui BAZNAS.

“Untuk kontrakan kita siapkan selama tiga bulan, nanti langsung diberikan kepada yang bersangkutan. Ini dari BAZNAS Kabupaten Bandung, yang mana uangnya berasal dari ASN Kabupaten Bandung yang dititipkan melalui BAZNAS,” ujar KDS.

Selama warga menempati rumah kontrakan, pemerintah bersama BAZNAS akan memulai pembangunan kembali rumah yang terdampak.

Dari lima rumah yang mengalami kerusakan parah, KDS meminta pembangunan dilakukan melalui kolaborasi. BAZNAS akan membangun satu unit, sementara empat unit lainnya dibangun Pemkab Bandung bersama masyarakat melalui semangat gotong royong.

“Lima unit ini saya minta BAZNAS satu unit, dari Pemda empat unit. Sama-sama membangun dan juga gotong royong dari seluruh warga yang ada di sini,” katanya.

Menurut KDS, skema tersebut diharapkan membuat warga tidak terlalu lama berada dalam kondisi tanpa tempat tinggal tetap. Selama proses pembangunan berlangsung, kebutuhan hunian mereka sudah ditangani melalui bantuan kontrakan.

Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung, Tarya Witarsa, yang turut meninjau lokasi, mengatakan peristiwa kebakaran tersebut perlu menjadi perhatian serius, khususnya terkait keamanan instalasi listrik di permukiman warga.

Tarya menyebut keterangan masyarakat di lokasi menunjukkan dugaan penyebab kebakaran berkaitan dengan korsleting listrik.

“Rata-rata masyarakat mengaku konsleting listrik. Karena itu kami atas nama Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung meminta Pemkab Bandung dapat memanggil PLN untuk mengevaluasi kabel-kabel eksisting yang mungkin sudah puluhan tahun,” kata Tarya.

Menurutnya, kondisi kabel yang sudah lama perlu diperiksa karena dapat mengalami berbagai kerusakan, termasuk akibat gigitan tikus maupun panas.

Tarya juga mengapresiasi langkah cepat Pemkab Bandung menangani warga terdampak bencana.

Ia menilai kehadiran langsung Bupati Bandung menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Tadi pagi saja beliau habis dari Kutawaringin meninjau bencana longsor di sana, dan siang hari ini sudah berada di Pacet. Ini bagaimana keberpihakan Pemerintah Kabupaten Bandung dibuktikan dengan kinerja yang dilaksanakan oleh Bupati Bandung,” ujarnya.

Sementara itu, KDS mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terlebih di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Ia meminta warga memastikan peralatan listrik maupun peralatan memasak dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.

“Saya mengimbau jangan sampai terlena. Jangan meninggalkan rumah kalau kondisi rumahnya sedang menyala lampu, kompor,” katanya.

KDS berharap bantuan yang diberikan pemerintah, BAZNAS, DPRD, dan masyarakat dapat membantu warga korban kebakaran melewati masa sulit sekaligus mempercepat mereka kembali memiliki tempat tinggal yang layak.(gla)

Sumber : Diskominfo Bandung