Jeffry Barata Lubis Terpilih Aklamasi Pimpin SMSI Madina Periode 2026-2029

RILISINFO.COM, MADINA — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar Musyawarah I di Hotel Rindang, Jumat (12/9/2026). Dalam musyawarah tersebut, Jeffry Barata Lubis terpilih secara aklamasi sebagai Ketua SMSI Kabupaten Madina periode 2026-2029.

Jeffry kembali dipercaya memimpin SMSI Madina setelah mendapat dukungan dan masukan dari sejumlah anggota. Dukungan tersebut diberikan karena dinilai mampu mengakomodasi aspirasi serta kebutuhan para anggota selama periode kepemimpinannya.

Salah satu Penasehat SMSI Madina, Iskandar Hasibuan, menilai Jeffry merupakan sosok pemimpin yang mampu mendengarkan dan merespons berbagai masukan dari anggota maupun jajaran penasihat.

“Adik saya Jeffry ini merupakan ketua yang paling mendengar keluhan kami, mulai dari saya sebagai penasehat hingga para anggota. Karena itu, saya sangat mendukung adik saya kembali menjadi Ketua SMSI Madina periode berikutnya,” ujar Iskandar.

Senada dengan Iskandar, anggota SMSI Madina, Hanafi Lubis, menilai kepemimpinan Jeffry Barata Lubis dapat menjadi contoh bagi anggota lainnya.

“Sejak saya bergabung menjadi anggota SMSI Madina, saya banyak belajar dari sosok Jeffry Barata Lubis. Pada periode sebelumnya, SMSI Madina juga banyak bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan. Di tangan Jeffry, SMSI berkembang di Madina,” kata Pemimpin Redaksi Mandailing Online tersebut.

Sementara itu, Syahren Hasibuan secara tegas menyatakan dukungannya agar Jeffry kembali memimpin SMSI Madina. Menurutnya, Jeffry masih layak dipercaya untuk melanjutkan kepemimpinan organisasi tersebut.

“Saya yakin Jeffry masih pantas menjadi Ketua SMSI Madina. Sudah banyak yang Jeffry lakukan untuk membesarkan SMSI Madina. Karena itu, saya mencalonkan kembali Jeffry,” tuturnya.

Dengan terpilihnya Jeffry Barata Lubis secara aklamasi, SMSI Madina diharapkan dapat terus memperkuat peran organisasi serta meningkatkan kontribusi media siber bagi masyarakat di Kabupaten Mandailing Natal. (*)