Pemkab Sleman Serahkan Santunan Rp74 Juta untuk Lindungi Hak dan Kesejahteraan Pekerja

Jumat, 16 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎RILISINFO.COM, Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman menyerahkan santunan jaminan kematian sebesar Rp74 juta kepada ahli waris Fajar Setiawan, pekerja padat karya yang meninggal dunia saat bekerja.
‎
‎Penyerahan dilakukan Sekretaris Daerah Sleman Abu Bakar kepada Faisal Adam Setiawan, anak almarhum, di Ruang Sembada Pemkab Sleman, Kamis (15/10/2026).
‎
‎Fajar meninggal dunia pada 24 September 2026 saat mengerjakan pembangunan talud program padat karya di Padukuhan Mutihan, Kalurahan Madurejo, Prambanan.
‎
‎“Atas nama Bupati Sleman dan segenap jajaran Pemkab Sleman, kami menyampaikan dukacita atas berpulangnya Fajar Setiawan,” ujar Abu Bakar.
‎
‎Ia berharap santunan tersebut dapat membantu keluarga yang ditinggalkan, meskipun tidak mampu menggantikan sosok almarhum sebagai seorang ayah.
‎
‎“Semoga santunan ini bisa dimanfaatkan dan membantu keluarga ahli waris ke depannya,” katanya.
‎
‎Kepala Dinas Tenaga Kerja Sleman Epiphana Kristiyani menjelaskan, program padat karya 2026 mencakup 144 paket pekerjaan dengan anggaran Rp19,107 miliar.
‎
‎Program tersebut menyerap 5.024 tenaga kerja dari kalangan penganggur, setengah penganggur, dan warga miskin di Kabupaten Sleman.
‎
‎Pemkab Sleman bersama BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen memberikan perlindungan jaminan sosial kepada pekerja, termasuk mereka yang bekerja di sektor informal dan nonformal.
‎
‎“Kami berharap pekerja sektor informal dan nonformal di Sleman mendapatkan hak perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan,” tegas Abu Bakar.
‎
‎Ia juga mengingatkan pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja.
‎
‎“Ke depan, SOP pekerjaan harus dijalankan dan diperhatikan agar risiko kecelakaan kerja bisa diminimalkan,” tambahnya.
‎
‎Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sleman Sonny Eka Santana menyampaikan, Fajar terdaftar sebagai peserta jaminan sosial melalui program jasa konstruksi padat karya dan kepesertaan sebagai ketua RT.
‎
‎Dari kedua kepesertaan tersebut, total santunan jaminan kematian yang diterima ahli waris mencapai Rp74 juta. Sonny memastikan seluruh santunan telah ditransfer ke rekening ahli waris.
‎
‎Sementara itu, capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Kabupaten Sleman hingga Oktober 2026 mencapai 36,48 persen dari target 37 persen.(ady)

Berita Terkait

Pasar Insinyur Kian Global, PII DIY Tekankan Kompetensi dan Integritas
Dorong Kemandirian Manufaktur Nasional, PII DIY Desak Percepatan Langkah Reindustrialisasi
UMY Siapkan SMP MSUS Berstandar Cambridge, Targetkan 90 Murid Baru
UMY Siapkan SMP MSUS, Padukan Sains dan Nilai Islam, Target Beroperasi 2027
Atasi Krisis Air di Gedangsari, Jamaah Karomah Istiqomah Guyur Padukuhan Sambeng dengan 20 Tangki Air Bersih!
Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah, RAPIMDA KADIN DIY Akserelasi Digitalisasi dan Sertifikasi Tenaga Kerja
Tanggapi Isu Kedekatan dengan Pihak Lain, Pengamat Ingatkan Azas Praduga Tak Bersalah dan Aspek Hukum
Dorong Daya Saing Ekosistem Usaha, Kadin DIY Akselerasi Pembiayaan dan Digitalisasi UMKM

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Pasar Insinyur Kian Global, PII DIY Tekankan Kompetensi dan Integritas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:09 WIB

UMY Siapkan SMP MSUS Berstandar Cambridge, Targetkan 90 Murid Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:02 WIB

UMY Siapkan SMP MSUS, Padukan Sains dan Nilai Islam, Target Beroperasi 2027

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Atasi Krisis Air di Gedangsari, Jamaah Karomah Istiqomah Guyur Padukuhan Sambeng dengan 20 Tangki Air Bersih!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah, RAPIMDA KADIN DIY Akserelasi Digitalisasi dan Sertifikasi Tenaga Kerja

Berita Terbaru