Dorong Penguatan Peran Humas, Wamendagri: Humas Harus Jadi Jembatan Komunikasi Publik

Minggu, 18 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Surakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya peran hubungan masyarakat (humas) dalam menjembatani kebijakan pemerintah dengan masyarakat. Insan humas berperan menyampaikan informasi mengenai arah kebijakan, tujuan program, dan manfaat pembangunan agar dapat dipahami secara luas oleh publik.

“Tantangan terbesar hari ini adalah bagaimana government related dengan society. Itu kuncinya. Bagaimana kita semua selalu connected dengan realita yang ada di masyarakat,” ujar Bima saat menjadi pembicara dalam Konvensi Humas Indonesia Surakarta 2026 di Sumaryo Grand Ballroom, The Sunan Hotel Solo, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (17/10/2026).

Dalam konvensi yang mengusung tema “Humas sebagai Daya Bangsa: Menenun Kepercayaan, Menggerakkan Indonesia” tersebut, Bima menjelaskan bahwa komunikasi publik perlu didasarkan pada pemahaman terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, informasi mengenai kebijakan dan program pemerintah dapat disampaikan secara relevan sesuai dengan kondisi yang dihadapi masyarakat.

Menurut Bima, pemahaman terhadap masyarakat dapat dibangun melalui komunikasi dua arah, baik melalui media digital maupun interaksi langsung. Hal ini penting untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Bagaimana caranya? Dialog, komunikasi, silaturahmi, networking, jejaring, dan lain-lain. Karena dunia ini tidak hanya selebar layar gadget kita,” kata Bima.

Bima juga menegaskan bahwa kepercayaan publik merupakan fondasi penting dalam kehumasan. Kepercayaan tersebut dibangun melalui konsistensi nilai, keteladanan, serta keselarasan antara pikiran, perkataan, dan perbuatan. Karena itu, komunikasi pemerintah perlu didukung oleh tindakan nyata agar pesan yang disampaikan memiliki landasan yang kuat.

“Trust adalah konsistensi. Trust adalah value. Trust adalah artikulasi. Trust adalah leading by example,” tegasnya.

Selain itu, Bima mendorong penguatan narasi kebangsaan melalui kisah inspiratif dan keteladanan para tokoh bangsa dari berbagai daerah. Narasi tersebut dapat menjadi sumber inspirasi untuk memperkuat identitas nasional dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Itulah narasi kebangsaan yang kita hidupkan. Bukan hanya retorika semata, tapi inspirasi yang tidak pernah henti,” pungkasnya.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Mendagri Minta Jajaran Daerah Optimalkan Penanganan Karhutla di Tengah Berbagai Kendala
Wamendagri Bima Arya Tegaskan Akses Keuangan Daerah Krusial Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Kendalikan Harga Cabai, Sekjen Kemendagri Bentuk Tim Evaluasi Daerah
Serah Terima Jabatan Kepala BNPP, Mendagri Tito Harapkan Pengelolaan Perbatasan Lebih Optimal
Peringati HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Wamendagri Wiyagus Ajak Seluruh Pihak Perkuat Kolaborasi Pembangunan
Tingkatkan Ketepatan Sasaran Bansos, Mendagri Dorong Perbaikan Infrastruktur IT Pemda
Sukseskan KDKMP, Kemendagri Dorong Sinergi Tiga Serangkai Desa dan BUMN di Seluruh Daerah
Perkuat Pemerataan Infrastruktur, Wamendagri Minta Pemda Optimalkan Potensi EBT di Wilayah Tertinggal

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Mendagri Minta Jajaran Daerah Optimalkan Penanganan Karhutla di Tengah Berbagai Kendala

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Wamendagri Bima Arya Tegaskan Akses Keuangan Daerah Krusial Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Kendalikan Harga Cabai, Sekjen Kemendagri Bentuk Tim Evaluasi Daerah

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Serah Terima Jabatan Kepala BNPP, Mendagri Tito Harapkan Pengelolaan Perbatasan Lebih Optimal

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Dorong Penguatan Peran Humas, Wamendagri: Humas Harus Jadi Jembatan Komunikasi Publik

Berita Terbaru