Dua Dekade JAFF: Becoming Human Sabet Golden Hanoman sebagai Film Terbaik 2025

Sabtu, 6 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Jogja – NETPAC Asian Film Festival (JAFF) menutup edisi keduapuluh dengan sorotan besar.

‎‎Film Becoming Human karya Polen Ly dinobatkan sebagai penerima Golden Hanoman 2025, penghargaan tertinggi yang menandai perayaan dua dekade festival film terbesar di Yogyakarta ini.
‎
‎“JAFF bukan sekadar festival, melainkan ruang pertemuan dan pertumbuhan ekosistem sinema Asia,” kata Direktur Festival, Ifa Isfansyah, Sabtu, 6 Desember 2025.
‎
‎Capaian penonton menembus 30 ribu orang, menjadi yang terbesar sepanjang perjalanan JAFF. Ifa menyebut tantangan ke depan semakin kompleks.
‎
‎“Perlu peninjauan ulang peran festival di tengah perubahan platform digital dan urgensi pengarsipan film,” ujarnya.
‎
‎Ia mengungkap ada ketertarikan dari beberapa festival internasional untuk berkolaborasi memperkuat upaya tersebut.
‎
‎Selama delapan hari, JAFF20 menayangkan 227 film dari 43 negara, termasuk 27 world premiere dan 87 Indonesian premiere.
‎
‎Diskusi berlangsung intens, bahkan beberapa sesi tanya jawab bersama sineas berlanjut hingga dini hari.
‎
‎“Penonton bertahan hampir tanpa berkurang. Energi itu langka,” kata Direktur Program JAFF, Alexander Matius.
‎
‎Regenerasi menjadi perhatian utama. JAFF tetap menjaga tradisi kerelawanan yang kuat dengan melibatkan anak-anak muda dalam penyelenggaraan.
‎
‎“Ini sinyal positif untuk keberlanjutan festival,” ujar Direktur Eksekutif Ajish Dibyo.
‎
‎Ia juga menyebutkan komitmen festival ramah lingkungan, termasuk pengelolaan limbah lebih dari 1.500 kilogram.
‎
‎Memasuki usia 20 tahun, JAFF menegaskan diri sebagai arena diskursus dan eksperimen sinema Asia.
‎
‎Perayaan ini resmi berakhir, namun semangatnya terus berlanjut. JAFF21 sudah di depan mata.
‎
‎“Terima kasih atas dukungan semua pihak,” ucap Ifa. “Kita tumbuh bersama, dan perjalanan ini belum selesai.” (Waw)

Berita Terkait

Pasar Insinyur Kian Global, PII DIY Tekankan Kompetensi dan Integritas
Dorong Kemandirian Manufaktur Nasional, PII DIY Desak Percepatan Langkah Reindustrialisasi
UMY Siapkan SMP MSUS Berstandar Cambridge, Targetkan 90 Murid Baru
UMY Siapkan SMP MSUS, Padukan Sains dan Nilai Islam, Target Beroperasi 2027
Atasi Krisis Air di Gedangsari, Jamaah Karomah Istiqomah Guyur Padukuhan Sambeng dengan 20 Tangki Air Bersih!
Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah, RAPIMDA KADIN DIY Akserelasi Digitalisasi dan Sertifikasi Tenaga Kerja
Tanggapi Isu Kedekatan dengan Pihak Lain, Pengamat Ingatkan Azas Praduga Tak Bersalah dan Aspek Hukum
Dorong Daya Saing Ekosistem Usaha, Kadin DIY Akselerasi Pembiayaan dan Digitalisasi UMKM

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Pasar Insinyur Kian Global, PII DIY Tekankan Kompetensi dan Integritas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:09 WIB

UMY Siapkan SMP MSUS Berstandar Cambridge, Targetkan 90 Murid Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:02 WIB

UMY Siapkan SMP MSUS, Padukan Sains dan Nilai Islam, Target Beroperasi 2027

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Atasi Krisis Air di Gedangsari, Jamaah Karomah Istiqomah Guyur Padukuhan Sambeng dengan 20 Tangki Air Bersih!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah, RAPIMDA KADIN DIY Akserelasi Digitalisasi dan Sertifikasi Tenaga Kerja

Berita Terbaru