Nataru 2025/2026: KAI Daop 6 Yogyakarta Alami Peningkatan Penumpang 10 Persen

RILISINFO.COM, Jogja – Memasuki hari pertama tahun 2026, KAI Daop 6 Yogyakarta mencatatkan pergerakan penumpang yang impresif. Pada Kamis (1/1/2026) atau hari ke-15 masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, KAI Daop 6 melayani total 53.809 pelanggan.

‎“Jumlah tersebut terdiri dari 29.640 penumpang berangkat dan 24.169 penumpang yang tiba di stasiun-stasiun wilayah Daop 6,” ungkap Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, dalam keterangannya.

‎Feni merinci, Stasiun Yogyakarta masih menjadi simpul terpadat dengan 12.652 penumpang berangkat dan 9.456 penumpang tiba.

‎“Disusul Stasiun Lempuyangan yang memberangkatkan 6.703 penumpang dan menerima 5.172 penumpang, serta Stasiun Solo Balapan dengan 5.316 penumpang berangkat dan 5.021 penumpang tiba,” jelasnya.

‎Sementara itu, stasiun lain seperti Klaten dan Wates juga mencatat pergerakan signifikan, dengan angka yang masih dinamis karena penjualan tiket berlangsung hingga keberangkatan KA terakhir malam hari.

‎Di tengah tingginya minat masyarakat, KAI Daop 6 memastikan ketersediaan tiket masih terbuka.

‎“Sisa tempat duduk Angkutan Nataru dari wilayah Daop 6 Yogyakarta masih ada 21.408 tiket hingga 4 Januari 2026, termasuk tujuan favorit seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, dan Semarang,” kata Feni.

‎Ia mengimbau masyarakat memanfaatkan aplikasi Access by KAI maupun situs resmi kai.id, termasuk fitur Connecting Train, sebagai alternatif perjalanan ketika tiket langsung telah habis.

‎Secara kumulatif, kinerja Angkutan Nataru 2025/2026 menunjukkan tren pertumbuhan yang menggembirakan.

‎“Selama 15 hari pelaksanaan, KAI Daop 6 Yogyakarta telah melayani 931.806 penumpang, naik 10 persen dibandingkan periode Nataru tahun lalu,” ujar Feni.

‎Ia menambahkan, stasiun tujuan favorit meliputi Pasar Senen, Gambir, Surabaya Gubeng, Bandung, dan Malang, sementara KA dengan okupansi tertinggi antara lain Joglosemarkerto, Sri Tanjung, Bengawan, Progo, dan Fajar Utama YK.

‎Masyarakat pun kembali diingatkan untuk berangkat lebih awal ke stasiun agar perjalanan awal tahun berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu.(*)