Polda Banten Gelar Rapim 2026, Tegaskan Komitmen Dukung Rencana Kerja Pemerintah
RILISINFO.COM, Serang – Polda Banten menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Kapolda Banten Hengki di Aula Gawe Kuta Baluwarti Polda Banten pada Senin (23/02). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Polri Presisi Siap Mengamankan, Mendukung dan Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah 2026.”
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, para Pejabat Utama Polda Banten, Kapolresta/Kapolres jajaran, seluruh Pamen Polda Banten, para Kabagops, Kabag SDM, Kabagren, Kasatintelkam, Kasatsamapta, Kasatlantas, Kasatbinmas, Kasatreskrim, Kasatnarkoba serta para Kapolsek jajaran.
Dalam arahannya, Kapolda Banten menyampaikan dan menegaskan kembali arahan Presiden Republik Indonesia pada Rapim TNI-Polri Tahun 2026. Ia menekankan pentingnya penguatan peran strategis TNI-Polri sebagai pilar utama stabilitas nasional dan keberlanjutan pembangunan, serta apresiasi Presiden atas dedikasi dan respons cepat dalam penanganan bencana alam di berbagai daerah.
“Soliditas dan sinergitas TNI-Polri dari tingkat pimpinan hingga anggota terbawah menjadi kunci dalam menghadapi dinamika global, tantangan keamanan modern, dan kompleksitas persoalan bangsa. Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Kapolda.
Kapolda juga menyoroti pentingnya menjaga kepercayaan publik melalui respons cepat terhadap kebutuhan dan kesulitan rakyat, penegakan hukum yang adil dan profesional, serta integritas personel sebagai fondasi utama kepercayaan masyarakat.
Selain itu, dukungan terhadap program strategis nasional seperti swasembada pangan dan energi, koperasi merah putih, sekolah rakyat, serta program kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas yang harus dikawal bersama. Implementasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), perlindungan sumber daya alam dari eksploitasi ilegal, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dan kerawanan sosial menjelang Ramadan dan Idulfitri juga menjadi perhatian khusus.
Kapolda Banten turut menegaskan arahan Kapolri terkait penguatan implementasi Transformasi Polri Presisi yang terukur dan akuntabel hingga tingkat Polsek. Peningkatan kualitas pelayanan publik, profesionalisme dalam penyelidikan dan penyidikan, serta penguatan pengawasan internal menjadi fokus uutama.
“Laksanakan penegakan hukum secara prosedural, transparan dan akuntabel. Hindari pendekatan represif berlebihan, kedepankan keadilan restoratif, dan bangun budaya integritas. Ukur kinerja bukan hanya dari output, tetapi dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat,” ujar Kapolda.
Lebih lanjut, ia menekankan optimalisasi layanan Call Center 110 sebagai pintu utama pengaduan masyarakat, penguatan fungsi intelijen sebagai early warning system, serta langkah preemtif dan preventif dalam menjaga situasi kamtibmas.
Dalam pemberantasan kejahatan prioritas, Polda Banten diminta fokus pada penanganan narkoba, judi online, TPPO, kejahatan siber, dan korupsi, termasuk memaksimalkan asset recovery dalam penanganan perkara ekonomi. Pendekatan Polmas (community policing) melalui peran aktif Bhabinkamtibmas dan kemitraan dengan tokoh masyarakat juga harus terus diperkuat.
Diakhir kegiatan, Kapolda Banten memberikan penekanan kepada seluruh personel untuk memperkuat Program Unggulan Polda Banten secara konsisten dalam mewujudkan Banten aman, menjaga integritas dan profesionalisme, mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, mengoptimalkan pelayanan publik dan Call Center 110, membentuk Tim Cyber Patrol dan Cyber Troops di tingkat satker dan satwil, memberikan reward and punishment secara tegas, serta mengintensifkan publikasi kegiatan positif Polri di media sosial.
“Saya mengajak seluruh personel Polda Banten untuk menjadikan Rapim ini sebagai momentum konsolidasi dan akselerasi kinerja. Mari kita hadir sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat yang responsif, profesional dan berintegritas. Dengan soliditas dan sinergitas, kita wujudkan Banten yang aman, kondusif dan mendukung penuh keberhasilan pembangunan nasional Tahun 2026,” tutupnya. (Ls)
Sumber : Bidhumas
@gerbangpatriot

