Gubernur Herman Deru Hadiri Pengajian dan Halal Bihalal TP PKK Sumsel, Pererat Silaturahmi di Griya Agung

RILISINFO.COM, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, menghadiri kegiatan Pengajian Rutin Bulanan yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumsel. Kegiatan tersebut mengusung tema “Halal Bihalal sebagai Sarana Mempererat Silaturahmi dan Harmoni Keluarga” dan berlangsung di Griya Agung, Senin (13/04/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Febrita Lustia Herman Deru, Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel.

Ratusan anggota TP PKK Sumsel juga mengikuti kegiatan ini. Pengajian turut diisi dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustaz Das’ad Latif.

Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai momentum pengajian dan halal bihalal menjadi sarana penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan keimanan.

“Kita mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh ibu-ibu PKK ini. Kita akan mendengarkan nasihat dari Ustaz Das’ad Latif. Semoga kita dapat memetik hikmah dan pelajaran dari apa yang disampaikan,” ujar Herman Deru.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Febrita Lustia Herman Deru, mengatakan bahwa pengajian tersebut merupakan agenda rutin bulanan, meskipun pelaksanaannya kini disesuaikan.

“Kegiatan ini biasanya dilaksanakan setiap bulan. Namun, karena efisiensi, kini digelar setiap tiga hingga enam bulan sekali agar dapat menghadirkan penceramah serta memberikan manfaat yang lebih luas,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini terselenggara atas kerja sama antara TP PKK Provinsi Sumsel, Pemerintah Provinsi Sumsel, Dharma Wanita, serta dukungan dari Bank Sumsel Babel.

Menurutnya, pengajian yang biasanya digelar setelah Hari Raya Idulfitri tersebut juga dimaknai sebagai momen untuk saling memaafkan.

“Kita perlu introspeksi diri dan saling memaafkan, karena kita juga belum tentu menjadi pribadi yang sempurna,” ungkapnya.

Febrita berharap tausiah yang disampaikan dapat mempertebal keimanan dan menjadi amalan bagi seluruh peserta.

“Mudah-mudahan apa yang disampaikan ustaz dapat mempertebal keimanan kita dan menjadi amalan bagi kita semua,” pungkasnya.

Sumber : Adpim Sumsel