Halal Bihalal PPMY Jadi Momentum Pererat Kebersamaan dan Penguatan Organisasi

Minggu, 19 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, SLEMAN – Paguyuban Pramurukti Mandiri Yogyakarta (PPMY) menggelar syawalan dan halal bihalal di Kopi SACHI, Berbah, Kalasan, Minggu (19/4/2026) sebagai momentum mempererat kebersamaan sekaligus merumuskan langkah ke depan.
‎
‎Kegiatan ini diikuti puluhan anggota dari berbagai daerah dan menjadi ajang silaturahmi usai Ramadan.
‎
‎“Ini momen untuk saling memaafkan dan memperkuat kekompakan sesama pramurukti,” ujar Ketua Pelaksana, Hilmyiati.
‎
‎Ketua PPMY, Aliyanto, menegaskan harapan besar organisasi agar semakin berkembang dan dikenal luas.
‎
‎“Harapannya PPM ini bisa lebih mendunia. Kita ingin anggota bisa mendapatkan pekerjaan yang layak, membuka channel, dan memperluas jaringan kerja,” katanya.
‎
‎Ia menambahkan, aktivitas anggota selama ini banyak dilakukan secara mandiri, termasuk menjalin relasi dari rumah sakit ke rumah sakit.
‎
‎Menurut Aliyanto, kegiatan PPMY tidak hanya sebatas pertemuan rutin setiap tiga bulan, tetapi juga aktif dalam aksi sosial.
‎
‎“Kita rutin menggelar bantuan sosial, terutama untuk anggota yang sedang sakit atau terkena musibah. Bentuknya bisa tali kasih, sembako, atau dukungan lainnya,” ujarnya.
‎
‎Ia menyebut bantuan biasanya diberikan saat pertemuan dengan nilai sekitar Rp150 ribu per anggota.
‎
‎Paguyuban yang telah berdiri hampir 17 tahun ini, lanjutnya, kini kembali diaktifkan setelah sempat vakum.
‎
‎“Saya termasuk pengurus baru. Kita hidupkan lagi organisasi ini agar lebih bermanfaat bagi anggota,” ucapnya.
‎
‎Ke depan, PPMY akan fokus memperkuat internal sekaligus mengajak kembali anggota lama yang sempat tidak aktif.
‎
‎“Kita ingin menyambung ‘benang yang sempat putus’,” katanya.
‎
‎Syawalan ini juga menjadi ruang refleksi bagi para pramurukti sebagai caregiver lansia dan pasien.
‎
‎Selain mempererat silaturahmi, forum ini dimanfaatkan untuk berbagi pengalaman dan meningkatkan kompetensi.
‎
‎“Profesi ini butuh kesabaran dan keterampilan. Lewat pertemuan seperti ini, kita saling menguatkan agar pelayanan tetap penuh kasih dan profesional,” kata Hilmiyati.
‎
‎Ia menambahkan, dari sekitar 100 anggota terdaftar, sekitar 30 orang hadir dalam kegiatan yang diikuti peserta dari Solo, Klaten, Magelang, hingga Bantul. (andriyani)

Berita Terkait

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi
Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api
Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana
1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa
Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik
UWM Yogyakarta Kembangkan SDM untuk Membangun Institusi Berkelanjutan
Haedar Nashir Dorong Pemerintah Perkuat Kolaborasi dan Komunikasi Publik
LSP UMY Uji Kompetensi 831 Peserta, Bidik Kerja Sama Sertifikasi Internasional

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Identitas Kerangka Manusia Pajangan Terungkap Usai Pihak Keluarga Kenali Struktur Gigi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kebakaran di Gunung Sumbing Capai 300 Hektare, Kodim 0707/Wonosobo Turun Tangan Padamkan Api

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Serah Terima Jabatan Dandim Yogyakarta: Pangdam Instruksikan Jajaran Waspadai Ancaman Bencana

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:09 WIB

1. Zain Maulana Ulas Dinamika Geopolitik di Balik Demonstrasi Eropa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Tantangan Ketahanan Sosial, Pemerintah Diminta Perkuat Pelayanan Publik

Berita Terbaru