Inovasi Ekonomi Syariah: Kota Yogyakarta Bersiap Menuju Transformasi Jadi Kota Wakaf

RILISINFO.COM, Jogja – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta mendampingi Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Zawa) bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) saat beraudiensi dengan Wali Kota Yogyakarta di Balai Kota Yogyakarta, Senin (25/5/2026).

Pertemuan tersebut membahas rencana pencanangan Kota Yogyakarta sebagai Kota Wakaf yang diharapkan mampu memperkuat ekonomi umat dan kesejahteraan masyarakat.

Audiensi itu dihadiri Ketua BWI DIY Misbahrudin, Ketua BWI Kota Yogyakarta Muhammad Yazid Afandi, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), perwakilan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispataru), Penjabat Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, serta jajaran Kementerian Agama Kota Yogyakarta.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi antar lembaga.

Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta H. Ahmad Shidqi, S.Psi., M.Eng., mengatakan audiensi tersebut menjadi bagian penting dalam proses pengajuan Kota Yogyakarta sebagai Kota Wakaf.

“Kami sowan dan bersilaturahmi sekaligus memohon dukungan Pemerintah Kota Yogyakarta. Besok kami akan mengajukan usulan Kota Yogyakarta sebagai Kota Wakaf,” ujarnya.

Ia menjelaskan program Kota Wakaf bertujuan membangun sistem ekonomi berbasis wakaf dalam satu wilayah secara produktif dan berkelanjutan.

“Program ini bertujuan membangun sistem ekonomi berbasis wakaf di satu wilayah. Salah satu syarat pentingnya adalah adanya dukungan dari pemerintah daerah setempat,” katanya.

Ahmad Shidqi menambahkan konsep Kota Wakaf tidak hanya berfokus pada penghimpunan aset, tetapi juga penguatan manfaat ekonomi bagi masyarakat luas.

Wali Kota Yogyakarta menyambut positif rencana tersebut dan menilai Kota Wakaf menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembangunan sosial serta ekonomi masyarakat.

“Menurut saya, Kota Yogyakarta menjadi Kota Wakaf sangat penting agar mampu membangun ekosistem ekonomi yang lebih kuat.

‎”Di Kota Yogyakarta masih banyak masyarakat dhuafa, fakir, dan miskin yang perlu mendapat perhatian bersama,” ungkapnya.

Ia berharap program Kota Wakaf nantinya mampu meningkatkan akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga penguatan UMKM di Kota Yogyakarta.

“Kami berharap Kota Wakaf dapat membantu meminimalisir kesenjangan perekonomian yang ada. Untuk itu perlunya sinergi antara Pemerintah Kota Yogyakarta, Kementerian Agama, dan BWI. Pemkot sangat siap memberikan dukungan terhadap program ini,” tegasnya.

Seluruh pihak pun sepakat memperkuat sinergi agar Kota Yogyakarta sebagai Kota Wakaf benar-benar menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.