Seminar KAWAL Indonesia Dinilai Berkontribusi Perkuat Iman Perempuan Kristen
RILISINFO.COM, YOGYAKARTA – Organisasi perempuan Kristen KAWAL Indonesia kembali mendapat apresiasi atas konsistensinya menghadirkan berbagai seminar dan kajian yang mendorong pertumbuhan iman serta penguatan peran perempuan dalam keluarga, gereja, dan masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), H. Abd. Suud, S.Ag., M.SI., saat menghadiri seminar yang diselenggarakan KAWAL Indonesia bekerja sama dengan Happy Family Center Yogyakarta. Pada hari Sabtu (6/6/26). Berlokasi di Gereja Happy Family Yogyakarta.
Menurut Suud, selama menjalankan tugas sebagai Plt Pembimas Kristen DIY, ia melihat KAWAL Indonesia sebagai organisasi yang kreatif, dinamis, dan aktif menghadirkan berbagai kegiatan yang relevan dengan kebutuhan umat Kristen saat ini.
“Saya memberikan apresiasi yang cukup tinggi kepada organisasi KAWAL. Selama saya menjadi Plt Pembimas Kristen, saya melihat KAWAL cukup kreatif, cukup dinamis, dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan menurut saya sangat baik,” ujarnya.
Ia menilai salah satu kekuatan KAWAL Indonesia adalah konsistensinya mengadakan seminar dan kajian yang tidak hanya membahas aspek teologis, tetapi juga mendorong implementasi nilai-nilai iman dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui seminar dan kajian seperti ini, peserta diajak untuk mengubah mindset dan menyikapi perubahan zaman dengan perspektif iman. Ini menjadi ruang untuk mengimplementasikan ajaran dan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan nyata,” katanya.
Selain itu, Suud juga mengapresiasi fakta bahwa KAWAL Indonesia merupakan organisasi yang digerakkan oleh perempuan. Menurutnya, tidak banyak organisasi kemasyarakatan keagamaan perempuan yang mampu menghadirkan program secara konsisten dan progresif seperti yang dilakukan KAWAL.
“Yang membuat saya bangga, KAWAL ini seluruh anggotanya perempuan. Saya melihat organisasi ini cukup progresif dan banyak melakukan kegiatan yang berdampak bagi masyarakat maupun gereja,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Suud berharap KAWAL Indonesia terus memperluas jangkauan pelayanan dengan menjalin sinergi bersama gereja-gereja di berbagai wilayah DIY. Ia mendorong agar kegiatan-kegiatan seminar dan pembinaan dapat dilaksanakan secara bergilir di berbagai gereja sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh jemaat.
“Saya berharap tetap bersinergi dengan gereja-gereja yang ada. Kegiatan bisa dilakukan secara bergilir sehingga menjangkau lebih banyak komunitas dan gereja di berbagai wilayah,” ujarnya.
Suud juga berharap apa yang telah dilakukan KAWAL Indonesia dapat menginspirasi organisasi-organisasi Kristen lainnya untuk lebih aktif menghadirkan program pembinaan yang menyentuh kebutuhan umat.
Menurutnya, KAWAL memiliki kekhasan tersendiri karena fokus pada isu-isu aktual dan bagaimana ajaran Tuhan Yesus diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi kaum perempuan.
Sementara itu, Gembala Sidang Happy Family Center Jemaat Lokal Yogyakarta, Pendeta Dr. Jerry Maramis, menilai seminar yang diselenggarakan KAWAL Indonesia memberikan dampak positif bagi pertumbuhan rohani perempuan Kristen.
“Secara pribadi saya melihat kegiatan ini sangat memberkati para wanita. Sebagai penolong dalam keluarga, komunitas, bahkan dalam kehidupan kota, perempuan memiliki peran yang sangat besar,” katanya.
Menurut Jerry, sepanjang sejarah gereja maupun dalam Alkitab, Tuhan kerap memakai perempuan untuk membawa perubahan dan menjadi alat-Nya dalam menjangkau banyak orang.
“Tidak kebetulan Tuhan memakai perempuan untuk menjangkau banyak perempuan lainnya. Dalam Alkitab juga banyak perempuan dipakai Tuhan untuk menghadirkan kegerakan yang luar biasa,” ujarnya.
Karena itu, ia menilai kehadiran KAWAL Indonesia menjadi sarana penting bagi perempuan Kristen yang rindu bertumbuh dalam iman dan memperdalam pengenalan akan Tuhan.
“KAWAL sangat menolong, khususnya bagi perempuan yang haus dan rindu bertumbuh dalam iman mereka,” ungkapnya.
Jerry berharap kegiatan serupa terus dikembangkan dengan persiapan yang semakin matang dan publikasi yang lebih luas agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak perempuan Kristen.
“Kegiatannya sangat baik. Ke depan akan lebih baik lagi jika publikasinya diperluas sehingga semakin banyak perempuan yang dapat menikmati materi-materi yang sangat berkualitas seperti ini,” pungkasnya. (Aga)

