Pengabdian Mahasiswa UWM Hadirkan Ruang Aman bagi Keluarga dan Masyarakat

RILISINFO.COM, ‎BANTUL – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Angkatan 2025 Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema “Ruang Aman untuk Berbicara di Dalam Keluarga” di Gedung Serba Guna Soragan, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Sabtu (20/6).

Kegiatan ini menjadi bagian dari mata kuliah Komunikasi Antarbudaya yang mengedepankan penerapan ilmu secara langsung di tengah masyarakat.

Dosen pengampu mata kuliah, Dyaloka Puspita Ningrum, S.I.Kom., M.I.Kom., mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya rumah sebagai ruang aman bagi anak.

“Rumah harus menjadi tempat yang membuat anak merasa nyaman untuk berbicara, menyampaikan pendapat, dan mengekspresikan perasaannya,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Ketua Dukuh Soragan, Wahono, beserta jajaran dan anggota PKK Padukuhan Soragan.

Wahono mengapresiasi inisiatif mahasiswa UWM yang dinilai menghadirkan edukasi sesuai kebutuhan keluarga saat ini.

“Materi seperti ini sangat bermanfaat untuk memperkuat komunikasi di lingkungan keluarga,” katanya.


Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti penyampaian materi dan sesi diskusi dengan antusias.

Mereka aktif mengajukan pertanyaan seputar tantangan komunikasi dalam keluarga, terutama di tengah pesatnya perkembangan media digital yang memengaruhi pola interaksi antara orang tua dan anak.

Mahasiswa penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk implementasi pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat.

“Kami ingin ilmu yang dipelajari di kampus tidak berhenti di ruang kelas, tetapi bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui edukasi komunikasi keluarga,” ungkap panitia.

Melalui program ini, mahasiswa berharap semakin banyak keluarga mampu membangun komunikasi yang terbuka, suportif, dan penuh rasa saling percaya.

“Kami berharap rumah benar-benar menjadi ruang aman bagi setiap anak untuk tumbuh, berkembang, dan menyampaikan apa yang dirasakannya sehingga tercipta keluarga yang harmonis dan komunikatif,” tutupnya.(ADY)