BKAD Sleman Percepat Penyampaian SPPT PBB-P2 2025

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) secara simbolis menyampaikan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB-P2 Tahun 2025 pada Senin (29/12/2025).
‎
‎Langkah ini dilakukan lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kepala BKAD Sleman Abu Bakar mengatakan percepatan ini dilakukan sesuai arahan pimpinan.
‎
‎“SPPT PBB-P2 kami sampaikan lebih awal karena sangat penting bagi masyarakat dan untuk mempercepat penerimaan pendapatan daerah,” ujarnya.
‎
‎Abu Bakar menjelaskan, sepanjang 2025 layanan PBB-P2 menunjukkan aktivitas tinggi.
‎
‎“Permohonan pelayanan PBB-P2 mencapai 24.469 berkas, mulai dari pendaftaran objek pajak baru, mutasi, pembetulan, dan layanan lainnya,” kata dia.
‎
‎Rinciannya, terdapat 546 objek pajak baru, 7.525 mutasi objek dan subjek pajak, serta 444 pembetulan data. Menurutnya, percepatan penerbitan SPPT juga sejalan dengan ketentuan terbaru yang mengatur jatuh tempo pembayaran enam bulan sejak tanggal pengiriman SPPT.
‎
‎Terkait kebijakan 2026, Pemkab Sleman memastikan tidak ada kenaikan PBB-P2 secara massal.
‎
‎“Kenaikan hanya bersifat individual melalui pendataan sesuai perkembangan wilayah dan perubahan fungsi objek pajak,” ujar Abu Bakar.
‎
‎Ia menyebutkan, pokok ketetapan PBB-P2 Tahun 2026 mencapai 639.621 lembar SPPT dengan nilai Rp 98,37 miliar.
‎
‎“Ini mencerminkan pemutakhiran data yang terus kami lakukan,” tambahnya.
‎
‎Dalam hal realisasi, BKAD Sleman mencatat capaian positif.
‎
‎“Dari target PBB-P2 Rp 97 miliar, realisasi hingga 28 Desember 2025 mencapai Rp 97,19 miliar atau 100,20 persen,” ungkap Abu Bakar.
‎
‎Total Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sleman hingga akhir Desember 2025 tercatat Rp 1,439 triliun atau 97,54 persen dari target.
‎
‎Ia menambahkan, inovasi pembayaran digital seperti QRIS dan kolaborasi dengan berbagai bank serta aplikasi menjadi kunci.
‎
‎“Kami ingin masyarakat semakin mudah dan sadar membayar pajak demi pembangunan Sleman,” pungkasnya.

(waw)

Berita Terkait

Pasar Insinyur Kian Global, PII DIY Tekankan Kompetensi dan Integritas
Dorong Kemandirian Manufaktur Nasional, PII DIY Desak Percepatan Langkah Reindustrialisasi
UMY Siapkan SMP MSUS Berstandar Cambridge, Targetkan 90 Murid Baru
UMY Siapkan SMP MSUS, Padukan Sains dan Nilai Islam, Target Beroperasi 2027
Atasi Krisis Air di Gedangsari, Jamaah Karomah Istiqomah Guyur Padukuhan Sambeng dengan 20 Tangki Air Bersih!
Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah, RAPIMDA KADIN DIY Akserelasi Digitalisasi dan Sertifikasi Tenaga Kerja
Tanggapi Isu Kedekatan dengan Pihak Lain, Pengamat Ingatkan Azas Praduga Tak Bersalah dan Aspek Hukum
Dorong Daya Saing Ekosistem Usaha, Kadin DIY Akselerasi Pembiayaan dan Digitalisasi UMKM

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Pasar Insinyur Kian Global, PII DIY Tekankan Kompetensi dan Integritas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:09 WIB

UMY Siapkan SMP MSUS Berstandar Cambridge, Targetkan 90 Murid Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:02 WIB

UMY Siapkan SMP MSUS, Padukan Sains dan Nilai Islam, Target Beroperasi 2027

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Atasi Krisis Air di Gedangsari, Jamaah Karomah Istiqomah Guyur Padukuhan Sambeng dengan 20 Tangki Air Bersih!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah, RAPIMDA KADIN DIY Akserelasi Digitalisasi dan Sertifikasi Tenaga Kerja

Berita Terbaru