Bukan Sekadar Seremonial: GKR Hayu dan Danang Maharsa Tantang Karang Taruna Hadirkan Solusi Sosial

Senin, 26 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Sleman – Karang Taruna bukan sekadar organisasi kepemudaan untuk berkumpul dan menggelar kegiatan seremonial. Wadah ini dituntut bergerak, berkarya, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
‎
‎Pesan tersebut mengemuka dalam puncak Karang Taruna Fest 2026 di Lapangan Denggung, Sleman, Sabtu (24/10) malam, yang berlangsung meriah dengan kehadiran sejumlah tokoh.
‎
‎Ketua Karang Taruna Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), GKR Hayu, hadir bersama Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa serta sejumlah pemangku kepentingan dalam kegiatan tersebut.
‎
‎Festival mengusung tema “Bakti untuk Negeri: Bersatu, Bergerak, Berdampak”, sekaligus menegaskan pentingnya kontribusi generasi muda dalam pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
‎
‎GKR Hayu mengingatkan, Karang Taruna sejatinya merupakan keluarga besar yang terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia yang memenuhi persyaratan keanggotaan organisasi.
‎
‎Ia menekankan pentingnya keaktifan pengurus di setiap tingkatan, mulai kabupaten, kota, hingga wilayah bawah, agar organisasi terus tumbuh dan memberikan manfaat.
‎
‎“Karang Taruna itu ada di tengah dan harus bermanfaat bagi masyarakat,” ujar GKR Hayu dalam sambutannya di hadapan para peserta.
‎
‎Menurutnya, keberadaan Karang Taruna harus benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya terlihat ketika organisasi mengadakan kegiatan atau perayaan tertentu.
‎
‎GKR Hayu juga menegaskan, seluruh pengurus memiliki tanggung jawab menjaga keberlangsungan organisasi melalui program nyata yang menjawab kebutuhan masyarakat di lingkungan masing-masing.
‎
‎Ia menjelaskan, Karang Taruna Fest 2026 bukan sekadar panggung hiburan, melainkan bentuk apresiasi terhadap kerja keras, kepedulian, dan pengabdian generasi muda.
‎
‎Perayaan tersebut sekaligus menandai perjalanan panjang Karang Taruna yang telah mengabdi selama 66 tahun dalam mendorong kegiatan sosial kemasyarakatan di Indonesia.
‎
‎Berbagai agenda turut menyemarakkan festival, mulai dari malam penghargaan Olimpiade Bahasa tingkat sekolah menengah atas hingga penyelenggaraan Pekan Inovasi Sosial.
‎
‎Kegiatan tersebut menjadi ruang apresiasi bagi kreativitas, prestasi, serta gagasan anak muda dalam menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan sosial di masyarakat.
‎
‎Karang Taruna berprestasi asal Kulon Progo juga mendapat apresiasi setelah berhasil meraih juara tiga nasional, sebuah capaian yang membanggakan daerah.
‎
‎Prestasi itu menunjukkan bahwa kiprah pemuda daerah mampu bersaing secara nasional apabila didukung pembinaan, kerja sama, dan semangat pengabdian yang berkelanjutan.
‎
‎Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa turut memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Karang Taruna Fest 2026 yang menghadirkan ruang positif bagi generasi muda.
‎
‎Danang menilai, Karang Taruna memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak pembangunan sosial sekaligus pemberdayaan masyarakat di tingkat lokal.
‎
‎“Pemkab Sleman sangat menyambut baik dan bangga atas terselenggaranya festival ini,” ungkap Danang Maharsa dalam keterangannya.
‎
‎Ia menegaskan, Karang Taruna tidak boleh dipandang sebatas organisasi kepemudaan biasa, melainkan mitra pemerintah dalam menciptakan perubahan positif bagi masyarakat.
‎
‎“Karang Taruna bukan sekadar organisasi kepemudaan biasa, melainkan mitra strategis pemerintah dalam membawa energi positif,” kata Danang menegaskan pentingnya peran pemuda.
‎
‎Menurutnya, energi anak muda perlu diarahkan menjadi solusi kreatif yang mampu menjawab tantangan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
‎
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen mendukung ruang kreatif, inovasi, serta kegiatan positif yang digerakkan generasi muda melalui organisasi kepemudaan.
‎
Kemegahan festival semakin lengkap dengan penampilan Yogyakarta Royal Orchestra dan bintang tamu Rio Febrian, menghadirkan hiburan bagi masyarakat yang memadati lokasi.
‎
‎Melalui Karang Taruna Fest 2026, semangat Bersatu, Bergerak, Berdampak diharapkan tidak berhenti di panggung festival, tetapi berlanjut menjadi aksi nyata.(ady)

Berita Terkait

Gelar Aksi Tanggap Kemanusiaan: Bagana Bantul Grojok 250 Ribu Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan
Gebyar Harkop ke-79, Wali Kota Bekasi Gaungkan Koperasi Muda dan Modern Menuju Porprov Jawa Barat 2026
UMY Kembangkan Portal Digital untuk Alumni, Siapkan Akses Lowongan Kerja hingga Beasiswa
Rakernas KAUMY 2026 Hasilkan Rekomendasi Pendidikan, Kesehatan, hingga UU Pemilu
Padukan Cerita Kereta dan Seni Budaya: Sarkemfest 2026 Gairahkan Selasar Selatan Stasiun Yogyakarta
Membaca Masa Lalu untuk Masa Depan: Mahasaba Purbakala Nusantara Rancang Festival Purbakala hingga Nyadran Agung
Pemerataan Gerakan Hidup Sehat: Bupati Harda Kiswaya Tantang KISS Hadir di Seluruh Pelosok Sleman
Sukses Tembus Dunia Kerja: 56 Wisudawan Beasiswa Pintar Sleman Buktikan Efektivitas Program Pendidikan Vokasi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Bukan Sekadar Seremonial: GKR Hayu dan Danang Maharsa Tantang Karang Taruna Hadirkan Solusi Sosial

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Gelar Aksi Tanggap Kemanusiaan: Bagana Bantul Grojok 250 Ribu Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:55 WIB

UMY Kembangkan Portal Digital untuk Alumni, Siapkan Akses Lowongan Kerja hingga Beasiswa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Rakernas KAUMY 2026 Hasilkan Rekomendasi Pendidikan, Kesehatan, hingga UU Pemilu

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Padukan Cerita Kereta dan Seni Budaya: Sarkemfest 2026 Gairahkan Selasar Selatan Stasiun Yogyakarta

Berita Terbaru