Gelar Aksi Tanggap Kemanusiaan: Bagana Bantul Grojok 250 Ribu Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Senin, 26 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎RILISINFO.COM, Bantul — Memperingati Hari Santri Nasional 2026, Banser Tanggap Bencana (Bagana) Bantul bergerak membantu warga menghadapi krisis air bersih akibat kemarau panjang.
‎
‎Pada Minggu (25/10/2026), Bagana Bantul menyalurkan bantuan air bersih ke 21 titik yang tersebar di lima kapanewon di Kabupaten Bantul.
‎
‎Total bantuan tahap pertama mencapai 50 tangki atau sekitar 250.000 liter air bersih untuk masyarakat terdampak kekeringan.
‎
‎Komandan Bagana Bantul, Kang Yasin, mengatakan aksi sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus respons terhadap dampak kemarau panjang yang dirasakan warga.
‎
‎“Baksos dropping air bersih yang dilakukan Bagana Bantul tahun ini dalam rangka merespons bencana alam kekeringan,” kata Yasin.
‎
‎Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian peringatan Hari Santri Nasional 2026 sekaligus menyongsong peringatan Hari Pahlawan pada 10 November mendatang.
‎
‎Menurut Yasin, Hari Pahlawan memiliki kaitan sejarah dengan Resolusi Jihad yang dikeluarkan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada 22 Oktober 1945.
‎
‎“Resolusi Jihad yang dikeluarkan PBNU kemudian memicu perang besar pada 10 November 1945 di Surabaya dan diikuti kota lainnya,” ujarnya.
‎
‎Melalui kegiatan ini, Bagana Bantul berharap bantuan air bersih dapat meringankan beban masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau.
‎
‎“Kami berharap kebutuhan masyarakat terhadap air bersih sedikit banyak dapat terpenuhi dan kegiatan bakti sosial ini memberikan manfaat,” tutur Yasin.
‎
‎Wakil Bupati Bantul, H. Aris Suharyanta, yang hadir dalam kegiatan tersebut, turut mengapresiasi kepedulian Bagana terhadap masyarakat yang menghadapi krisis air bersih.
‎
‎Ia mengatakan, sejumlah wilayah di Bantul saat ini masih mengandalkan bantuan berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan air bersih selama kekeringan.
‎
‎“Banyak masyarakat mengandalkan bantuan pemerintah, lembaga, organisasi maupun komunitas yang peduli terhadap bencana kekeringan tahun 2026 ini,” katanya.
‎
‎Aris menegaskan, dukungan berbagai elemen masyarakat diperlukan agar warga terdampak kekeringan tetap memperoleh akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
‎
‎“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi terhadap Bagana Bantul yang memiliki komitmen dan kepedulian sangat besar,” tambahnya.
‎
‎Penyaluran bantuan menyasar lima kapanewon, yakni Piyungan, Dlingo, Imogiri, Pundong, dan Pajangan, yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
‎
‎Pelepasan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Bantul di depan Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bantul.
‎
‎Dalam pelaksanaannya, Bagana Bantul mengerahkan 10 armada tangki untuk mendistribusikan air bersih ke sejumlah lokasi yang membutuhkan.
‎
‎Aksi tersebut menjadi bagian dari kegiatan sosial Bagana Bantul yang dilaksanakan pada peringatan Hari Santri, sekaligus menyambut Hari Pahlawan.
‎
‎Kegiatan ini juga memperlihatkan keterlibatan organisasi kemasyarakatan dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan kebutuhan dasar akibat kondisi cuaca kering berkepanjangan.
‎
‎Sejumlah pengurus dan pejabat daerah turut menghadiri kegiatan tersebut, termasuk Sekretaris Daerah Bantul Agus Budi Raharjo dan jajaran pengurus Tanfidziyah PCNU Bantul.
‎
‎Hadir pula Ketua PC GP Ansor Ahmad Sidik, Kasatkorcab Banser Bantul Ambar Riyanto, serta perwakilan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama.
‎
‎Dengan distribusi 250.000 liter air bersih pada tahap pertama, Bagana Bantul berharap bantuan menjangkau warga terdampak sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial.
‎
‎Di tengah ancaman kekeringan, kolaborasi pemerintah dan organisasi masyarakat diharapkan terus membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga Bantul.(waw)

Berita Terkait

Bukan Sekadar Seremonial: GKR Hayu dan Danang Maharsa Tantang Karang Taruna Hadirkan Solusi Sosial
Gebyar Harkop ke-79, Wali Kota Bekasi Gaungkan Koperasi Muda dan Modern Menuju Porprov Jawa Barat 2026
UMY Kembangkan Portal Digital untuk Alumni, Siapkan Akses Lowongan Kerja hingga Beasiswa
Rakernas KAUMY 2026 Hasilkan Rekomendasi Pendidikan, Kesehatan, hingga UU Pemilu
Padukan Cerita Kereta dan Seni Budaya: Sarkemfest 2026 Gairahkan Selasar Selatan Stasiun Yogyakarta
Membaca Masa Lalu untuk Masa Depan: Mahasaba Purbakala Nusantara Rancang Festival Purbakala hingga Nyadran Agung
Pemerataan Gerakan Hidup Sehat: Bupati Harda Kiswaya Tantang KISS Hadir di Seluruh Pelosok Sleman
Sukses Tembus Dunia Kerja: 56 Wisudawan Beasiswa Pintar Sleman Buktikan Efektivitas Program Pendidikan Vokasi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Bukan Sekadar Seremonial: GKR Hayu dan Danang Maharsa Tantang Karang Taruna Hadirkan Solusi Sosial

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Gelar Aksi Tanggap Kemanusiaan: Bagana Bantul Grojok 250 Ribu Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:55 WIB

UMY Kembangkan Portal Digital untuk Alumni, Siapkan Akses Lowongan Kerja hingga Beasiswa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Rakernas KAUMY 2026 Hasilkan Rekomendasi Pendidikan, Kesehatan, hingga UU Pemilu

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Padukan Cerita Kereta dan Seni Budaya: Sarkemfest 2026 Gairahkan Selasar Selatan Stasiun Yogyakarta

Berita Terbaru