DPW PSI DI Yogyakarta Hadiri Rakernas PSI di Makassar

‎RILISINFO.COM, Bantul – Dewan Pimpinan Daerah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi DI Yogyakarta mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 29 Januari hingga 1 Februari 2026.

‎Ketua DPD PSI Kabupaten Bantul, Almira, mengatakan Rakernas tersebut menekankan pentingnya pembenahan internal partai sebagai langkah strategis memperkuat kesiapan organisasi menghadapi agenda politik ke depan.

‎“Fokus Rakernas adalah penguatan struktur partai sampai ke tingkat desa dan kelurahan, serta percepatan rekrutmen anggota,” kata Almira, Senin (2/2/2026).

‎Menurut Almira, PSI juga membuka ruang seluas-luasnya untuk merekrut tokoh-tokoh politik potensial di daerah yang memiliki integritas dan komitmen terhadap pelayanan publik.

‎Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas basis dukungan partai.

‎Selain penguatan struktur dan kaderisasi, Rakernas PSI juga membahas persiapan verifikasi faktual sebagai salah satu agenda krusial partai.

‎Almira menegaskan, seluruh jajaran PSI menargetkan proses verifikasi faktual dapat diselesaikan secara tuntas 100 persen sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

‎“PSI menargetkan kesiapan organisasi dan administrasi dapat dipenuhi secara maksimal, termasuk untuk verifikasi faktual,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, keikutsertaan PSI DI Yogyakarta dalam Rakernas ini menjadi bagian dari komitmen daerah untuk menjalankan arahan nasional partai dan memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat paling bawah.

‎Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo menghadiri Rapat Kerja Nasional Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026).

‎Jokowi mengaku kehadirannya di rakernas tersebut sebagai motivator dan memberikan semangat bagi partai yang dimotori oleh putra bungsunya, yakni Kaesang Pangarep.

‎”Saya datang ke Rakernas PSI ini untuk memberikan semangat, karena ini adalah partai super Tbk yang perlu diberikan motivasi,” ujar Jokowi, Sabtu (31/1/2026).

‎Terkait motivasi yang disampaikan, Jokowi meminta agar struktur PSI harus diperkuat.

‎Dia menegaskan PSI harus menyelesaikan struktur sampai tingkat paling bawah sampai akhir 2026 ini.

‎”Ini sesuai yang tadi malam saya bicarakan dengan Ketua Umum, Ketua Harian, Ketua Dewan Pembina, Sekjen, kira-kira semangatnya ke situ,” jelasnya.

‎”Karena apapun, yang namanya mesin partai itu penting. Yang namanya struktur sampai ke tingkat paling bawah yang bisa menyentuh yang bisa berhubungan langsung dengan rakyat itu adalah struktur yang ada di desa, di RT, di RW,” sambung Jokowi.

‎Akan mati-matian dan habis-habisan demi PSI Jokowi menyatakan dirinya akan bekerja mati-matian untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

‎Jokowi menyebut dia akan bekerja keras untuk PSI. “Saudara bekerja keras untuk PSI, saya pun akan bekerja keras untuk PSI,” ujar Jokowi.

‎Lalu, barulah Jokowi berteriak dia akan mati-matian demi PSI. Jokowi juga berjanji akan bekerja habis-habisan untuk PSI.

‎”Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI, saya pun akan bekerja mati-matian untuk PSI,” teriak Jokowi disambut tepuk tangan.

‎”Saudara bekerja habis-habisan untuk PSI, saya pun akan bekerja habis-habisan untuk PSI,” sambungnya.

(waw)