Geopix: Kehadiran Bayi Gajah Liar Menjadi Harapan di Tengah Ancaman Fragmentasi Habitat

Jumat, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Jogja – Temuan bayi gajah liar di Bentang Alam Bukit Tigapuluh menjadi secercah harapan di tengah kekhawatiran atas masa depan Gajah Sumatera.
‎
‎Keberadaan bayi gajah bersama kelompok kecil sekitar lima individu ini didokumentasikan tim lapangan Geopix.
‎
‎“Penampakan bayi gajah liar bersama kelompoknya adalah harapan di tengah situasi sangat genting bagi Gajah Sumatera,” ujar Annisa Rahmawati, Senior Wildlife Campaigner Geopix.
‎
‎Dalam catatan konservasi, populasi gajah Sumatera menghadapi tekanan serius setelah kematian beruntun bayi-bayi gajah Tari, Panton, dan Nurlaila (Lela), serta dua gajah betina Suli dan Dona di pusat konservasi.
‎
‎“Fakta bahwa mereka masih mampu beregenerasi secara alami menunjukkan populasi ini belum menyerah,” kata Annisa.
‎
‎Namun, di balik harapan itu, ancaman besar terus mengintai.
‎
‎Kelompok gajah yang terpantau hidup di areal penggunaan lain (APL) berada di dekat tambang batubara terbengkalai dan area pembersihan lahan untuk kebun sawit.
‎
‎Fragmentasi habitat kian mempersempit ruang jelajah mereka.
‎
‎“Habitat terbaik mereka telah terpecah oleh tambang dan perkebunan yang masif,” ungkap Annisa.
‎
‎Perambahan dan pemasangan pagar listrik nonstandar juga menambah risiko kematian bagi satwa dan masyarakat sekitar.
‎
‎Jejak alat berat, jalan logging, serta pembukaan lahan baru ditemukan di sekitar lokasi temuan.
‎
‎“Kondisi ini mengganggu perilaku alami kelompok gajah dan membuat mereka kian rentan,” sambungnya.
‎
‎Geopix mendesak langkah cepat pemerintah.
‎
‎“Tanpa perlindungan habitat secara utuh, harapan kecil ini bisa hilang selamanya,” tegas Annisa.
‎
‎Geopix meminta pembongkaran pagar listrik di koridor gajah, moratorium izin baru, penegakan hukum atas perambahan liar, dan restorasi habitat agar Gajah Sumatera tetap memiliki masa depan.

(waw)

Berita Terkait

Pasar Insinyur Kian Global, PII DIY Tekankan Kompetensi dan Integritas
Dorong Kemandirian Manufaktur Nasional, PII DIY Desak Percepatan Langkah Reindustrialisasi
UMY Siapkan SMP MSUS Berstandar Cambridge, Targetkan 90 Murid Baru
UMY Siapkan SMP MSUS, Padukan Sains dan Nilai Islam, Target Beroperasi 2027
Atasi Krisis Air di Gedangsari, Jamaah Karomah Istiqomah Guyur Padukuhan Sambeng dengan 20 Tangki Air Bersih!
Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah, RAPIMDA KADIN DIY Akserelasi Digitalisasi dan Sertifikasi Tenaga Kerja
Tanggapi Isu Kedekatan dengan Pihak Lain, Pengamat Ingatkan Azas Praduga Tak Bersalah dan Aspek Hukum
Dorong Daya Saing Ekosistem Usaha, Kadin DIY Akselerasi Pembiayaan dan Digitalisasi UMKM

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Pasar Insinyur Kian Global, PII DIY Tekankan Kompetensi dan Integritas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:09 WIB

UMY Siapkan SMP MSUS Berstandar Cambridge, Targetkan 90 Murid Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:02 WIB

UMY Siapkan SMP MSUS, Padukan Sains dan Nilai Islam, Target Beroperasi 2027

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Atasi Krisis Air di Gedangsari, Jamaah Karomah Istiqomah Guyur Padukuhan Sambeng dengan 20 Tangki Air Bersih!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah, RAPIMDA KADIN DIY Akserelasi Digitalisasi dan Sertifikasi Tenaga Kerja

Berita Terbaru