Harda Kiswaya: LKK Banyuraden Harus Jadi Motor Pembangunan Partisipatif

RILISINFO.COM, Sleman – Pengukuhan Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan (LKK) Banyuraden periode 2026–2031 berlangsung khidmat di Graha Bina Husada Poltekkes, Selasa (7/4/2026).

Momentum ini dinilai penting untuk memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan berbasis partisipasi di tingkat kalurahan.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, hadir langsung dan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“LKK memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah kalurahan dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan,” tegasnya di hadapan para pengurus yang baru dikukuhkan.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi juga keterlibatan aktif masyarakat.

“Partisipasi warga melalui lembaga kemasyarakatan menjadi kunci agar program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.

Harda juga mengingatkan tantangan ke depan semakin kompleks, mulai dari kesejahteraan hingga transformasi digital.

“Pengurus LKK harus bekerja dengan integritas dan menghadirkan inovasi program yang relevan dengan perkembangan zaman,” katanya.

Sementara itu, Lurah Banyuraden Sudarisman menegaskan LKK sebagai ujung tombak pemberdayaan.

“LKK bukan sekadar pelengkap, tetapi wadah aspirasi dan penggerak solusi warga secara kolektif,” tandasnya.

Senada, Panewu Gamping Suyanto menambahkan, “Sinergi kuat pemerintah dan masyarakat akan menjadi fondasi Banyuraden yang maju, mandiri, dan sejahtera.” (andriyani)