ISEI DIY: Momentum Ramadan dan Idulfitri Dongkrak Perputaran Ekonomi UMKM di Yogyakarta

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Jogja – Momentum Ramadhan dan Idul Fitri kembali mendongkrak perputaran ekonomi rakyat, khususnya pelaku UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta.
‎
Ketua Dewan Pakar Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) DIY sekaligus Rektor Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., menegaskan fenomena ini selalu berulang setiap tahun.
‎
“Ramadhan itu siklus tahunan yang secara statistik mendorong pertumbuhan ekonomi dan inflasi,” ujarnya.
‎
Menurut Prof. Edy, lonjakan permintaan masyarakat terhadap kebutuhan konsumsi, terutama produk-produk UMKM, menjadi pemicu utama geliat ekonomi.
‎
“Ketika permintaan meningkat, harga cenderung naik, itu hukum ekonomi. Yang penting dijaga agar tetap wajar dan tidak ada spekulasi maupun penimbunan,” tegasnya.
‎
Ia mengingatkan pemerintah daerah harus aktif melakukan operasi pasar dan pengawasan distribusi.
‎
Ia juga menekankan, Ramadhan jangan hanya dipandang sebagai panen sesaat bagi pelaku usaha kecil.
‎
“UMKM harus berpikir jangka panjang. Jangan semua keuntungan dihabiskan untuk konsumsi. Sisihkan untuk memperkuat modal dan kapasitas produksi,” katanya.
‎
Menurutnya, lonjakan omzet saat puasa dan Lebaran bisa menjadi pijakan agar UMKM naik kelas dan berdaya saing.
‎
Lebih jauh, Prof. Edy menilai distribusi zakat, infak, dan sedekah turut mempercepat perputaran ekonomi sektor riil.
‎
“Kelompok berpendapatan rendah cenderung langsung membelanjakan dana yang diterima. Uang berputar cepat di produk lokal dan menciptakan efek multiplier,” jelasnya.
‎
Ia optimistis, jika belanja lokal dan zakat dikelola optimal, fondasi ekonomi rakyat akan semakin kokoh.(waw)

Berita Terkait

Gandeng DP3AP2 DIY, Universitas Widya Mataram Bedah Dampak Bahaya Kekerasan Berbasis Gender
Aksi Massa Melintas Kawasan Malioboro-Titik Nol, KAI Daop 6 Minta Calon Penumpang Atur Waktu
Bahaya Beraktivitas di Sekitar Rel: KAI Angkat Suara Usai KA Batara Kresna Tertemper Saat CFD
Cegah Potensi Kerugian Negara Rp1,6 Miliar, Bea Cukai Gagalkan Ekspor Emas Ilegal di YIA
Pemkab Sleman dan Kanwil DJP DIY Perkuat Sinergi Lewat Program PERINTIS 10 Hari
Hari Prastowo Resmi Jadi Anggota DPRD Kota Yogyakarta, Siap Kawal Aspirasi Warga
Hari Prastowo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Yogyakarta Lewat PAW
Rawat Berkah Kebersamaan, Festival Kampung Santri Jogja Tegaskan Pesan Ukhuwah

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Gandeng DP3AP2 DIY, Universitas Widya Mataram Bedah Dampak Bahaya Kekerasan Berbasis Gender

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Aksi Massa Melintas Kawasan Malioboro-Titik Nol, KAI Daop 6 Minta Calon Penumpang Atur Waktu

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:08 WIB

Bahaya Beraktivitas di Sekitar Rel: KAI Angkat Suara Usai KA Batara Kresna Tertemper Saat CFD

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Cegah Potensi Kerugian Negara Rp1,6 Miliar, Bea Cukai Gagalkan Ekspor Emas Ilegal di YIA

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Pemkab Sleman dan Kanwil DJP DIY Perkuat Sinergi Lewat Program PERINTIS 10 Hari

Berita Terbaru