Komitmen MES DIY Mendorong Wakaf Uang untuk Pembangunan Ekonomi Syariah

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Jogja – Masyarakat Ekonomi Syariah Daerah Istimewa Yogyakarta (MES DIY) menegaskan komitmennya menjadikan wakaf uang sebagai pilar penguatan ekonomi umat melalui Silaturahim Pengurus Wilayah dan Penutupan Arisan Wakaf MES DIY Periode 2023–2025 di Hotel Grand Keisha Yogyakarta, Sabtu (13/12/2025).

‎Ketua Umum MES DIY Prof. Dr. H. Edy Suandi Hamid, M.Ec. menyatakan program wakaf uang dirancang agar “inklusif, mudah diakses, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat.”

‎Ia menambahkan, “Sepanjang 2024–2025 kami fokus pada edukasi, literasi, kolaborasi lintas sektor, serta inovasi pengelolaan wakaf uang.”

‎Menurut Prof. Edy, wakaf uang memiliki potensi strategis untuk menjembatani ibadah dan pembangunan ekonomi syariah.

‎“Arisan Wakaf MES DIY dengan akad Wakaf Uang Temporer adalah ikhtiar kolektif agar wakaf tidak elitis, tetapi menjadi gerakan bersama,” ujarnya.

‎Ia menegaskan, penguatan kelembagaan dan transparansi menjadi kunci agar manfaat wakaf “terasa langsung oleh masyarakat.”

‎“Kami ingin wakaf dikelola produktif, akuntabel, dan berkelanjutan,” kata Edy.

‎Sementara itu, Ketua Lembaga Wakaf MES DIY Edi Sunarto, S.E., M.M. memaparkan capaian signifikan penghimpunan dana.

‎“Periode 2023–2025 diikuti 173 peserta dengan 198 paket wakaf dan menghimpun Rp972.750.000,” ujarnya.

‎Adapun periode 2025–2027, kata Edi, “sudah diikuti 206 peserta dengan 239 paket wakaf, dengan estimasi potensi Rp1.434.000.000.”

‎Ia menegaskan, “Ini bukti kepercayaan publik meningkat; tantangannya memastikan dana dikelola produktif dan berdampak luas.”

‎Dana wakaf, lanjut Edi, disalurkan melalui LKS PWU seperti BPRS MAM, BPRS HIK MCI, BPRS BDS, BPRS BDW, serta BMT Beringharjo untuk skema temporer, dan BPD DIY Syariah melalui skema Gandeng Gendong terintegrasi SuperApps.

‎Selain penyerahan simbolis Sertifikat Wakaf Uang, MES DIY juga menggalang dana kemanusiaan Rp9.267.000.

‎“Ekonomi syariah harus sejalan dengan nilai kemanusiaan,” ujar Sekretaris Umum MES DIY Dandan Hermawan.

‎Tausiyah Prof. Dr. H. Agung Budiyanto, M.P., Ph.D. menutup pesan acara, “Wakaf mempererat ukhuwah sekaligus mendorong kemandirian ekonomi umat.”(Waw)

Berita Terkait

Pasar Insinyur Kian Global, PII DIY Tekankan Kompetensi dan Integritas
Dorong Kemandirian Manufaktur Nasional, PII DIY Desak Percepatan Langkah Reindustrialisasi
UMY Siapkan SMP MSUS Berstandar Cambridge, Targetkan 90 Murid Baru
UMY Siapkan SMP MSUS, Padukan Sains dan Nilai Islam, Target Beroperasi 2027
Atasi Krisis Air di Gedangsari, Jamaah Karomah Istiqomah Guyur Padukuhan Sambeng dengan 20 Tangki Air Bersih!
Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah, RAPIMDA KADIN DIY Akserelasi Digitalisasi dan Sertifikasi Tenaga Kerja
Tanggapi Isu Kedekatan dengan Pihak Lain, Pengamat Ingatkan Azas Praduga Tak Bersalah dan Aspek Hukum
Dorong Daya Saing Ekosistem Usaha, Kadin DIY Akselerasi Pembiayaan dan Digitalisasi UMKM

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Pasar Insinyur Kian Global, PII DIY Tekankan Kompetensi dan Integritas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:09 WIB

UMY Siapkan SMP MSUS Berstandar Cambridge, Targetkan 90 Murid Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:02 WIB

UMY Siapkan SMP MSUS, Padukan Sains dan Nilai Islam, Target Beroperasi 2027

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Atasi Krisis Air di Gedangsari, Jamaah Karomah Istiqomah Guyur Padukuhan Sambeng dengan 20 Tangki Air Bersih!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah, RAPIMDA KADIN DIY Akserelasi Digitalisasi dan Sertifikasi Tenaga Kerja

Berita Terbaru