Melalui Edukasi GERMAS, Dinkes Yogyakarta Imbau Sahur dengan Gizi Seimbang

RILISINFO.COM, YOGYAKARTA – Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta menegaskan pentingnya sahur sebagai penentu kondisi tubuh selama menjalankan ibadah puasa. Melalui infografis edukasi yang dirilis pekan ini, Dinkes menyebut waktu sahur sebagai momen krusial untuk menjaga energi dan mencegah dehidrasi.

Dalam materi tersebut, Dinkes mengimbau masyarakat untuk memulai sahur dengan minum 1–2 gelas air putih, baik suhu biasa maupun hangat, segera setelah bangun tidur. Asupan cairan dinilai penting untuk menggantikan kebutuhan tubuh sebelum memasuki waktu imsak.

Untuk menu sahur, Dinkes merekomendasikan konsumsi makanan dengan gizi seimbang yang mencakup karbohidrat, protein, sayur, dan buah. Masyarakat juga dianjurkan mengonsumsi 1–2 gelas air putih, susu, jus, atau smoothie guna mencukupi kebutuhan cairan.

Menjelang imsak, disarankan menambahkan 3 butir kurma atau satu porsi buah, serta 1–2 gelas air putih guna membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil selama puasa.

Dinkes juga meluruskan anggapan bahwa makan banyak karbohidrat saat sahur akan membuat kenyang lebih lama. Dalam infografis tersebut ditegaskan bahwa anggapan tersebut merupakan mitos.

Sebaliknya, rasa kenyang yang bertahan lebih lama diperoleh dari konsumsi protein dan serat yang cukup. Selain itu, mencukupi cairan melalui air putih, sayur berkuah, serta buah berair dinilai lebih efektif menjaga kondisi tubuh selama berpuasa.

Dinkes turut menyarankan agar buah dikonsumsi di akhir waktu sahur agar tidak menyebabkan rasa kenyang berlebihan di awal makan.

Edukasi ini merupakan bagian dari kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga pola makan selama Ramadan.

Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta mengimbau warga untuk tidak melewatkan sahur dan memastikan asupan nutrisi seimbang guna mendukung aktivitas harian tetap optimal selama menjalankan ibadah puasa. (Aga)