Menaker Yassierli: Adopsi AI di Dunia Kerja Harus Berorientasi pada Manusia

Selasa, 15 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Tangerang — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan, adopsi kecerdasan buatan (AI) di dunia kerja harus berorientasi pada manusia dan diarahkan untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Yassierli saat menjadi pembicara pada Indonesia Human Capital and Beyond Summit 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (15/9/2026).

Yassierli mengatakan, sektor dengan pemanfaatan AI yang tinggi menunjukkan pertumbuhan produktivitas lebih cepat dibandingkan sektor dengan pemanfaatan AI yang lebih rendah. Namun, penggunaan AI tidak serta-merta berarti pengurangan tenaga kerja secara drastis.

Menurutnya, teknologi justru dapat membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan kebutuhan terhadap kompetensi tertentu. Karena itu, pekerja perlu memiliki keahlian di bidangnya sekaligus kemampuan memanfaatkan AI dalam pekerjaan.

“Adopsi AI tidak sebatas merekrut tenaga ahli atau menjadikan AI sekadar asisten digital,” kata Yassierli.

Ia menjelaskan, keberhasilan penerapan AI sangat bergantung pada pembenahan proses kerja. Penggunaan AI hanya sebagai asisten operasional rata-rata meningkatkan produktivitas sekitar 5 persen. Namun, jika alur kerja dan standar operasional prosedur (SOP) dirancang ulang serta diikuti peningkatan keterampilan pekerja, produktivitas berpotensi meningkat 30–40 persen.

Yassierli menambahkan, kajian Boston Consulting Group (BCG) terhadap 1.250 perusahaan menunjukkan 60 persen perusahaan pelopor AI belum merasakan manfaat bisnis yang signifikan. Salah satu penyebabnya adalah kesalahan dalam strategi penerapan AI.

“Karena itu, transformasi teknologi perlu ditempatkan sebagai bagian dari strategi penguatan daya saing sekaligus pembangunan ketenagakerjaan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam penerapan AI di dunia kerja, Kemnaker mendorong empat prinsip. Pertama, AI digunakan untuk memperkuat kemampuan manusia, bukan semata-mata menggantikan pekerja. Kedua, penerapannya dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan pekerja dan serikat pekerja atau serikat buruh.

Ketiga, keputusan AI yang berdampak pada hak, keselamatan, dan kesempatan kerja tetap berada di bawah pengawasan manusia. Keempat, penerapan AI harus memastikan tidak ada pekerja yang tertinggal (no one left behind), termasuk pekerja senior, sehingga diperlukan peningkatan keterampilan.

Untuk mendukung penerapan AI yang bertanggung jawab, Kemnaker menjalankan proyek percontohan produktivitas berbasis AI, menyusun panduan resmi penerapan AI di tempat kerja, serta menyiapkan wadah kolaborasi antarperusahaan untuk pertukaran pengetahuan dan pembelajaran. (gla)

Sumber : Biro Humas Kemnaker

Berita Terkait

Untirta Dorong Pemanfaatan Sorgum untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa Margagiri
Hari Kedelapan Pencarian, Tim SAR Kembali Sisir Selat Sunda Cari 8 Penumpang Speedboat
Enam Pejabat Berganti, Polda Banten Gelar Serah Terima Jabatan
Tim DVI Polda Banten Bantu Identifikasi Jenazah Diduga Korban KM Arupadhatu 1
Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten, Investasi Rp1,9 Triliun Serap Ribuan Tenaga Kerja
Pencarian 8 Orang Hilang Diperpanjang 3 Hari, Andra Soni Minta Basarnas Lanjutkan Operasi
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027
Willy Patria Dorong Percepatan Hunian Layak untuk Warga Balaraja

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:44 WIB

Untirta Dorong Pemanfaatan Sorgum untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa Margagiri

Selasa, 15 September 2026 - 17:49 WIB

Hari Kedelapan Pencarian, Tim SAR Kembali Sisir Selat Sunda Cari 8 Penumpang Speedboat

Selasa, 15 September 2026 - 11:52 WIB

Enam Pejabat Berganti, Polda Banten Gelar Serah Terima Jabatan

Selasa, 15 September 2026 - 08:52 WIB

Tim DVI Polda Banten Bantu Identifikasi Jenazah Diduga Korban KM Arupadhatu 1

Selasa, 15 September 2026 - 08:37 WIB

Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten, Investasi Rp1,9 Triliun Serap Ribuan Tenaga Kerja

Berita Terbaru