Menjaga Marwah Profesi: PERADI Soroti Etika dan Kualitas Advokat pada UPA Gelombang 2 di Yogyakarta

Sabtu, 6 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Sleman – Ujian Profesi Advokat (UPA) Gelombang 2 Tahun 2025 kembali digelar serentak se-Indonesia, termasuk di Yogyakarta yang berlokasi di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Sabtu (6/12/2025).
‎
‎Sebanyak 143 peserta mengikuti pelaksanaan UPA yang menjadi syarat utama untuk memasuki dunia profesi advokat.
‎
‎Wakil Ketua Umum DPN PERADI, Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, SH, MH, dalam sambutannya menegaskan bahwa UPA bukan sekadar ritual formal untuk menyandang gelar advokat.
‎
‎“Ini adalah pintu yang menuntut kehormatan, etika, dan tanggung jawab yang tinggi,” ujar Harris.
‎
‎Ia menyebut, PERADI berkomitmen melahirkan advokat berkualitas yang mampu menjadi penegak hukum dan penjaga keadilan.
‎
‎Harris menambahkan, profesi advokat telah diatur jelas dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat.
‎
‎“Semua diatur di Undang-Undang tersebut. Mulai dari definisi dan tugas, syarat advokat, sumpah profesi, organisasi advokat, kode etik hingga sanksi pidananya.
‎
‎”Mereka yang lulus ujian ini harus memiliki pemahaman yang utuh sebagai advokat,” tegasnya.
‎
‎Ia juga menyampaikan bahwa materi yang diujikan tidak hanya mengenai kode etik profesi, tetapi mencakup berbagai hukum acara, seperti perdata, pidana, agama, peradilan hubungan industrial hingga tata usaha negara, serta ujian esai.
‎
‎“Karena bagi kami kualitas advokat itu penting, maka Ketua Umum PERADI membentuk Komisi Pendidikan Profesi Advokat Indonesia yang kini dikenal sebagai PKPA,” tambah Harris.
‎
‎Pantauan di lokasi menunjukkan ujian berlangsung kondusif sejak pagi hingga siang hari.
‎
‎Para peserta tampak serius dan fokus mengerjakan soal demi meraih kelulusan menuju profesi advokat yang bermartabat.
‎
‎“Kami ingin menjaga marwah organisasi dan kepercayaan 3.891 peserta UPA se-Indonesia,” tutup Harris. (Waw)

Berita Terkait

Pasar Insinyur Kian Global, PII DIY Tekankan Kompetensi dan Integritas
Dorong Kemandirian Manufaktur Nasional, PII DIY Desak Percepatan Langkah Reindustrialisasi
UMY Siapkan SMP MSUS Berstandar Cambridge, Targetkan 90 Murid Baru
UMY Siapkan SMP MSUS, Padukan Sains dan Nilai Islam, Target Beroperasi 2027
Atasi Krisis Air di Gedangsari, Jamaah Karomah Istiqomah Guyur Padukuhan Sambeng dengan 20 Tangki Air Bersih!
Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah, RAPIMDA KADIN DIY Akserelasi Digitalisasi dan Sertifikasi Tenaga Kerja
Tanggapi Isu Kedekatan dengan Pihak Lain, Pengamat Ingatkan Azas Praduga Tak Bersalah dan Aspek Hukum
Dorong Daya Saing Ekosistem Usaha, Kadin DIY Akselerasi Pembiayaan dan Digitalisasi UMKM

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Pasar Insinyur Kian Global, PII DIY Tekankan Kompetensi dan Integritas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:09 WIB

UMY Siapkan SMP MSUS Berstandar Cambridge, Targetkan 90 Murid Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:02 WIB

UMY Siapkan SMP MSUS, Padukan Sains dan Nilai Islam, Target Beroperasi 2027

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Atasi Krisis Air di Gedangsari, Jamaah Karomah Istiqomah Guyur Padukuhan Sambeng dengan 20 Tangki Air Bersih!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah, RAPIMDA KADIN DIY Akserelasi Digitalisasi dan Sertifikasi Tenaga Kerja

Berita Terbaru