RILISINFO.COM, SLEMAN – PS Condongcatur resmi meluncurkan skuad untuk menghadapi Liga Seri A Askab PSSI Sleman 2026. Mayoritas pemain yang memperkuat tim merupakan talenta muda yang penuh ambisi untuk meraih prestasi pada musim ini.
Launching skuad berlangsung di Ruang Wacana Loka, Kantor Kalurahan Condongcatur, Minggu sore. Kegiatan tersebut disaksikan sekitar 40 orang dari berbagai unsur pendukung PS Condongcatur.
Plt. Lurah Condongcatur Budi Arto menegaskan, launching tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk membangun sportivitas, persatuan, disiplin, kerja sama, dan kebanggaan masyarakat Condongcatur.
“Launching ini merupakan momentum untuk membangun semangat sportivitas, persatuan, disiplin, kerja sama, serta kebanggaan masyarakat Condongcatur,” kata Budi Arto.
Budi berharap PS Condongcatur dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda, khususnya dalam mengembangkan bakat sepak bola sekaligus mengejar prestasi hingga tingkat yang lebih tinggi.
“Bermainlah dengan hati, berjuang dengan disiplin, junjung tinggi sportivitas, dan jangan pernah takut bermimpi menjadi juara,” pesannya kepada para pemain.
Menurut Budi, keberhasilan PS Condongcatur tidak hanya ditentukan oleh kemenangan di lapangan, tetapi juga sikap positif para pemain dalam menjaga nama baik Condongcatur selama kompetisi.
“PS Condongcatur tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga mampu menjadi duta Condongcatur yang membawa nama baik kalurahan,” ujarnya.
Manajer PS Condongcatur Daris Wicaksono mengungkapkan, proses seleksi terbuka dimulai pada 15 Agustus 2026 dan menarik perhatian 95 pemain muda berbakat.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 46 pemain lolos seleksi lanjutan selama dua pekan. Selanjutnya, tim pelatih menetapkan komposisi skuad berdasarkan kebutuhan kompetisi dan hasil evaluasi.
“Manajemen bersama tim pelatih kemudian mengundang sejumlah pemain yang dinilai memenuhi standar untuk bergabung dengan PS Condongcatur,” kata Daris.
PS Condongcatur kini memiliki 28 pemain. Sekitar 90 persen di antaranya merupakan pemain muda. Dua pemain di antaranya merupakan putra asli Condongcatur, masing-masing berasal dari Pringwulung dan Tiyasan.
Skuad tersebut juga diperkuat sejumlah pemain berpengalaman dari Liga 4 DIY dan Liga 3 nasional, termasuk Agung Prasetya, mantan penjaga gawang PSS Sleman.
“Agung Prasetya diharapkan mampu mengangkat mental bertanding sekaligus membagikan pengalaman dan memberikan tuntunan kepada para pemain muda,” ujar Daris.
Sementara itu, pelatih kepala Fajar Subekti membawa pengalaman dalam pembinaan pemain muda. Ia sebelumnya mengantar tim sepak bola Sleman meraih medali emas Porda XVII DIY 2025.
Persiapan PS Condongcatur juga dilakukan melalui sejumlah agenda uji coba, di antaranya menghadapi AMS Seyegan dan PS Wedomartani. Tim juga menjalani latihan lintas alam di Kepuharjo, Cangkringan, untuk meningkatkan kondisi fisik pemain.
Liga Seri A Askab PSSI Sleman 2026 diikuti sembilan klub. Persaingan diprediksi berlangsung ketat sejak pertandingan awal hingga perebutan posisi terbaik.
Dalam regulasi kompetisi, setiap tim diwajibkan menurunkan tiga pemain muda kelahiran 2005–2009. Selain itu, minimal delapan pemain harus memiliki KTP Sleman dan setiap tim maksimal diperbolehkan memiliki dua pemain berusia di atas 30 tahun.
“Kami akan berusaha tampil maksimal agar dapat memberikan prestasi yang membanggakan bagi warga Condongcatur,” kata Daris.
Ketua PS Condongcatur Sahid Fahrudin meminta dukungan dan doa masyarakat. Ia menegaskan, pembinaan talenta lokal menjadi prioritas agar para pemain muda memiliki kesempatan berkembang dan mampu menembus level nasional secara berkelanjutan.(ady)















