TNI AD Hadirkan Akses Penyeberangan Layak bagi Warga Cikeusik, Pandeglang
RILISINFO.COM, Pandeglang – Sebagai bentuk jawaban atas kebutuhan masyarakat akan akses penyeberangan yang layak, TNI Angkatan Darat hadir melalui Kodim 0601/Pandeglang untuk membangun jembatan gantung. penyeberangan di Kampung Blengbeng, Desa Cikeusik, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Rabu (4/3/2026)
Selama kurang lebih satu bulan setengah, prajurit TNI bersama masyarakat bahu-membahu melaksanakan pembangunan jembatan Blengbeng. Siang dan malam mereka bekerja tanpa kenal lelah, bergotong-royong demi percepatan penyelesaian jembatan Gantung yang menjadi akses vital bagi warga, khususnya para pelajar dan petani.
Meski berada di bulan suci Ramadan yang penuh berkah, semangat para prajurit dan warga justru semakin menggelora. Kebersamaan dan kekompakan yang terjalin menjadi kekuatan utama dalam proses pembangunan yang saat ini telah mencapai 75 persen.
Sertu Eri Piatna selaku Babinsa Koramil 0116/Cikeusik, Kodim 0601/Pandeglang,saat Pantauan awak media menyampaikan bahwa semangat para prajurit dan masyarakat hingga saat ini sangat luar biasa. Menurutnya, pembangunan jembatan ini merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak warga, mengingat jembatan utama telah ambruk sejak tahun 2022 akibat diterjang banjir besar.
“Sejak jembatan utama ambruk pada 2022, masyarakat sangat kesulitan terutama saat musim hujan. Anak-anak sekolah harus memutar kurang lebih dua setengah kilometer untuk menuju sekolah. Ketika banjir datang, kondisi ini tentu sangat mengganggu aktivitas belajar mengajar. Para petani pun terdampak karena akses distribusi hasil pertanian terhambat,” ujar Sertu Eri Piatna.
Ia menambahkan, selama hampir satu bulan setengah terakhir, prajurit bersama warga terus bekerja demi menjawab kebutuhan masyarakat akan akses jembatan yang aman dan layak. “Semoga dengan selesainya jembatan persembahan dari TNI Angkatan Darat ini, masyarakat dan para pelajar bisa lebih nyaman dalam beraktivitas,” harapnya.
Di tempat yang sama, Sani, salah satu pelajar yang setiap hari melintasi jalur tersebut, mengungkapkan rasa syukurnya atas pembangunan jembatan tersebut. Ia mengaku selama ini harus memutar sekitar dua setengah kilometer ketika musim hujan dan banjir melanda. “Sekarang kami sangat senang dan berterima kasih kepada TNI. Semoga jembatan ini cepat selesai agar kami bisa berangkat sekolah dengan lebih mudah,” ucapnya.
Rudi, salah satu warga Blengbeng, juga membenarkan bahwa jembatan tersebut ambruk pada tahun 2022 setelah diterjang banjir dahsyat. Ia menjelaskan bahwa warga bersama Babinsa sempat lima kali melakukan perbaikan secara swadaya, namun karena material yang digunakan seadanya, jembatan kembali rusak setiap kali banjir datang.
“Dengan kehadiran TNI yang kini membangun jembatan secara lebih kokoh, kami merasa lega. Sebentar lagi kami akan memiliki jembatan yang bagus dan kuat. Ini tentu akan memperlancar aktivitas perekonomian masyarakat, khususnya para petani dan pelajar yang setiap hari melintas,” ungkapnya.
Kehadiran TNI melalui Kodim 0601/Pandeglang di tengah masyarakat menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pembangunan jembatan Blengbeng bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi juga simbol kepedulian dan komitmen dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat demi terciptanya kesejahteraan bersama.tandanya.(Denni)

