Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI, 1.000 Warga Manukan Sleman Semarakkan Karnaval Penuh Kreativitas

Senin, 31 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, ‎SLEMAN – Sekitar 1.000 warga Padukuhan Manukan, Condongcatur, Depok, Sleman, memeriahkan karnaval dan jalan sehat, Minggu (30/8/2026), sekaligus menutup rangkaian kemerdekaan tahun ini setempat.
‎
Gunungan hasil pertanian, busana adat Nusantara, kostum unik, serta musik berbahan barang bekas menyemarakkan karnaval yang berlangsung meriah dan penuh kreativitas warga setempat.
‎
Karnaval dimulai dari Lapangan Ganjuran dan berakhir di Balai Padukuhan Manukan, setelah peserta mengelilingi wilayah padukuhan bersama-sama dalam semangat kemerdekaan kuat bersama warga.
‎
Empat RW tampil berkelompok, membawa tema dan kreasi masing-masing sehingga sepanjang rute warga menyaksikan parade budaya, kreativitas, dan kebersamaan yang menghibur sepanjang acara.
‎
Ada kelompok mengarak gunungan berisi sayuran, peserta mengenakan pakaian adat berbagai daerah, hingga kostum kreatif berbahan barang bekas yang menarik perhatian warga.
‎
Musik berbahan barang bekas juga mencuri perhatian, menghadirkan bunyi-bunyian kreatif sekaligus pesan penting tentang kepedulian terhadap lingkungan sekitar bagi masyarakat setempat bersama-sama.
‎
Bupati Sleman Harda Kiswaya mengapresiasi kreativitas dan kebersamaan warga Manukan, terutama gunungan yang dinilainya menjadi simbol rasa syukur serta kemakmuran masyarakat setempat.
‎
“Gunungan yang disusun dari berbagai sayuran dan hasil pertanian merupakan simbol rasa syukur dan kemakmuran,” ujar Harda Kiswaya saat hadir langsung.
‎
“Semoga warga Padukuhan Manukan diberikan kemakmuran,” lanjut Harda, saat menghadiri karnaval yang menjadi puncak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia tersebut.
‎
Dukuh Manukan Beti Kartiningrum mengatakan, perayaan HUT RI menjadi agenda tahunan yang sengaja dilaksanakan berbasis padukuhan, bukan sekadar RT atau RW saja setempat.
‎
“Dengan kegiatan berbasis padukuhan, kerukunan, persatuan, dan kesatuan warga diharapkan semakin kuat,” kata Beti Kartiningrum kepada wartawan seusai kegiatan.
‎
“Perayaan 17-an berbasis padukuhan ini sudah dilaksanakan empat tahun berturut-turut,” ujar Beti, menegaskan konsistensi warga menjaga kebersamaan hingga sekarang secara konsisten bersama.
‎
“Di Kalurahan Condongcatur, kegiatan ini menjadi satu-satunya yang dilaksanakan dalam lingkup padukuhan,” katanya, menjelaskan keunikan perayaan warga Manukan tahun ini tersebut.
‎
Konsep tersebut mempertemukan masyarakat dari empat RW dalam satu ruang bersama, sementara setiap kelompok tetap bebas menampilkan karakter serta kreativitas masing-masing secara maksimal.
‎
Karnaval dan jalan sehat menjadi puncak sekaligus penutup rangkaian kegiatan sejak Juli, meliputi olahraga, kenduri, tirakatan, pentas seni, dan lomba warga tersebut.
‎
“Perayaan berbasis padukuhan memberi ruang partisipasi luas bagi warga, termasuk anak-anak, pemuda, orang tua, dan pelaku UMKM,” kata Beti.
‎
Panitia juga menyediakan berbagai doorprize, termasuk seekor kambing sebagai hadiah utama, serta stan UMKM untuk memperkenalkan produk dan menggerakkan ekonomi lokal masyarakat setempat.
‎
Setelah hampir dua bulan, rangkaian HUT ke-81 RI berakhir di Manukan dengan pesan kuat: merawat kerukunan, kreativitas, gotong royong, dan persatuan warga bersama.(ady)

Berita Terkait

Dorong Sektor Ekonomi Kreatif dan Pariwisata, InJourney Hadirkan Paket Wedding Bersejarah Berbonus Liburan
Pertunjukan Spektakuler Baru di Jogja! ‘Bay Culture Show’ Jogja Bay Padukan Seni Tradisional & Atraksi Modern
Pasar Insinyur Kian Global, PII DIY Tekankan Kompetensi dan Integritas
Dorong Kemandirian Manufaktur Nasional, PII DIY Desak Percepatan Langkah Reindustrialisasi
UMY Siapkan SMP MSUS Berstandar Cambridge, Targetkan 90 Murid Baru
UMY Siapkan SMP MSUS, Padukan Sains dan Nilai Islam, Target Beroperasi 2027
Atasi Krisis Air di Gedangsari, Jamaah Karomah Istiqomah Guyur Padukuhan Sambeng dengan 20 Tangki Air Bersih!
Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah, RAPIMDA KADIN DIY Akserelasi Digitalisasi dan Sertifikasi Tenaga Kerja

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Dorong Sektor Ekonomi Kreatif dan Pariwisata, InJourney Hadirkan Paket Wedding Bersejarah Berbonus Liburan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Pertunjukan Spektakuler Baru di Jogja! ‘Bay Culture Show’ Jogja Bay Padukan Seni Tradisional & Atraksi Modern

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Pasar Insinyur Kian Global, PII DIY Tekankan Kompetensi dan Integritas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Dorong Kemandirian Manufaktur Nasional, PII DIY Desak Percepatan Langkah Reindustrialisasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:09 WIB

UMY Siapkan SMP MSUS Berstandar Cambridge, Targetkan 90 Murid Baru

Berita Terbaru