Guru Besar Tak Sekadar Gelar, LLDIKTI Wilayah V dan Senat UMY Tekankan Tanggung Jawab Akademik

Sabtu, 24 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D

Foto Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D

RILISINFO.COM, Yogyakarta – Guru besar memiliki tanggung jawab untuk terus menghasilkan karya ilmiah, menjaga integritas akademik, dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., dalam Rapat Senat Terbuka Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dalam rangka orasi ilmiah Guru Besar Prof. Dr. Suswanto, S.Sos., M.Si., Sabtu (24/10).

Prof. Suswanto memperoleh jabatan akademik profesor dalam bidang kepakaran Analisis Politik Kontemporer berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 19381/M/KPT/PTKP/2026, terhitung mulai 10 Agustus 2026.

Guru Besar Didorong Terus Meneliti dan Membimbing Akademisi

Dalam sambutannya, Setyabudi menyampaikan ucapan selamat kepada Prof. Suswanto beserta keluarga. Ia juga mengapresiasi capaian publikasi ilmiah Prof. Suswanto yang, berdasarkan data yang disampaikannya, telah menghasilkan 23 artikel terindeks Scopus dengan 69 sitasi dan indeks sebesar 5.

Menurut Setyabudi, pencapaian jabatan profesor harus menjadi dorongan untuk terus berkarya dan meningkatkan produktivitas penelitian.

“Dan mudah-mudahan ini tidak menjadi momentum untuk berhenti menulis. Karena ada kadang-kadang persepsi kalau sudah guru besar ya sudah tidak menulis lagi. Justru setelah guru besar lebih banyak menulisnya,” ujar Setyabudi.

Ia menjelaskan bahwa guru besar memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan riset dan inovasi sekaligus membimbing dosen lain agar dapat mencapai jenjang jabatan akademik yang lebih tinggi. Dengan demikian, keberadaan guru besar di perguruan tinggi diharapkan turut memperkuat pengembangan sumber daya akademik.

“Salah satu tugas dari guru besar adalah menghasilkan guru besar berikutnya,” ungkapnya.

Selain produktivitas penelitian, Setyabudi menyoroti pentingnya integritas akademik. Ia mengingatkan bahwa tuntutan publikasi harus diimbangi dengan perhatian terhadap kualitas riset dan etika akademik. Guru besar diharapkan menjadi teladan dalam menjaga mutu penelitian serta membangun budaya akademik yang bertanggung jawab.

Setyabudi juga berharap UMY terus mengembangkan ekosistem akademik yang mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Menurutnya, guru besar perlu mengoptimalkan karya ilmiah dan inovasi agar memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat.

Senat UMY Soroti Kepercayaan sebagai Modal Politik

Sementara itu, Ketua Senat UMY, Prof. Dr. Ulung Pribadi, M.Si., menyoroti kontribusi pemikiran Prof. Suswanto terhadap pengembangan ilmu pemerintahan. Menurut Ulung, orasi ilmiah tersebut memberikan perspektif mengenai perilaku elektoral dengan menempatkan kepercayaan sebagai salah satu sumber daya politik, tidak hanya bertumpu pada modal ekonomi.

Melalui kajian di Narukan, Kaliasri, dan Air Lengit, Prof. Suswanto menguraikan tiga mekanisme kepercayaan, yakni sebagai pembatas transaksi, dasar dukungan terhadap kinerja, dan sumber daya tata kelola. Konsep trust capital atau modal kepercayaan menghubungkan modal sosial, legitimasi elektoral, kepemimpinan, tata kelola, dan nilai publik.

Ulung menilai gagasan tersebut relevan dalam memahami hubungan antara kepercayaan dan penyelenggaraan pemerintahan. Ia menekankan bahwa tata kelola yang mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi dapat mendukung terciptanya kesejahteraan masyarakat.

“Apabila hal itu diterapkan, ternyata kan kekuasaan itu bisa melahirkan kesejahteraan,” ujar Ulung.

Pemikiran Akademik Diharapkan Berdampak bagi Masyarakat

Ia juga menyoroti praktik pengembangan potensi desa sebagai pembelajaran dalam mengelola sumber daya untuk kepentingan masyarakat. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi contoh yang dipelajari dan dikembangkan di daerah lain.

Ulung berharap pemikiran Prof. Suswanto dapat terus dikembangkan sebagai kontribusi akademik bagi ilmu pemerintahan. Ia juga menyampaikan selamat atas pencapaian jabatan profesor tersebut.

Melalui pencapaian ini, peran guru besar di UMY diharapkan semakin kuat dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, menjaga integritas akademik, membimbing generasi akademisi berikutnya, serta menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat. (lsi)

Sumber : Humas umy

Berita Terkait

Perpaduan Cinta, Bakpia, dan Budaya: Warga Pathuk Yogyakarta Sukses Gelar Bakpia Day ke-14
Ketua BPKN Dorong Kolaborasi Kampus dan Industri, Ajak Guru Besar Turun ke Lapangan
Kemitraan Pemkab Sleman dan Amikom Yogyakarta Luluskan 56 Mahasiswa Penerima Beasiswa Sleman Pintar
Resahkan Pengguna Jalan: Pria 55 Tahun Diamankan Polsek Gondokusuman Usai Beraksi Asusila di Trotoar Cik Ditiro
“Duit Ora Payu”, Guru Besar UMY Soroti Peran Kepercayaan dalam Pilkades
Rakernas KAUMY 2026, Kemendikdasmen Soroti Kesiapan Guru untuk Pendidikan Inklusif
Rakernas KAUMY 2026, Alumni UMY Dorong Pemerataan Beasiswa di Sekolah Negeri dan Swasta
Pentingnya Fondasi Keluarga dalam Organisasi: Dr. Sutoyo Louis Sigar Buka RAKERDA KAWAL INDONESIA Lewat Pesan Kesetiaan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Perpaduan Cinta, Bakpia, dan Budaya: Warga Pathuk Yogyakarta Sukses Gelar Bakpia Day ke-14

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Ketua BPKN Dorong Kolaborasi Kampus dan Industri, Ajak Guru Besar Turun ke Lapangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Kemitraan Pemkab Sleman dan Amikom Yogyakarta Luluskan 56 Mahasiswa Penerima Beasiswa Sleman Pintar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Resahkan Pengguna Jalan: Pria 55 Tahun Diamankan Polsek Gondokusuman Usai Beraksi Asusila di Trotoar Cik Ditiro

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Guru Besar Tak Sekadar Gelar, LLDIKTI Wilayah V dan Senat UMY Tekankan Tanggung Jawab Akademik

Berita Terbaru