RILISINFO.COM, Sleman — Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menghadiri Wisuda Periode 100 Universitas Amikom Yogyakarta, Sabtu (24/10), di Grand Pacific Convention Hall, Jalan Magelang.
Sebanyak 56 mahasiswa penerima Beasiswa Sleman Pintar resmi diwisuda dalam prosesi yang dihadiri pimpinan kampus, orang tua, serta perwakilan LLDikti Wilayah V Yogyakarta.
Danang Maharsa menegaskan, program Sleman Pintar bukan sekadar membantu biaya pendidikan, melainkan mendorong generasi muda mencapai kemandirian dan masa depan lebih baik.
“Tujuan akhir dari program Sleman Pintar ini adalah agar anak-anak Sleman bisa menjadi orang yang mandiri,” ujar Danang.
Menurut Danang, pendidikan diharapkan membekali penerima beasiswa dengan kemampuan untuk bekerja, mengembangkan potensi diri, serta memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri.
“Dan mampu menghidupi dirinya sendiri. Hal itu tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi orang tua,” katanya saat memberikan sambutan.
Danang yang juga menjabat Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Sleman menyebut pendidikan sebagai salah satu jalan memperluas kesempatan generasi muda.
Ia mengapresiasi kemitraan Pemerintah Kabupaten Sleman dengan Universitas Amikom Yogyakarta yang telah membuka akses pendidikan tinggi bagi ratusan mahasiswa asal Sleman.
Hingga kini, sekitar 400 anak asal Sleman tercatat mendapatkan beasiswa untuk menempuh pendidikan di kampus tersebut. Kurang lebih 200 mahasiswa di antaranya telah lulus.
Capaian itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas kesempatan belajar sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di dunia kerja.
Pemkab Sleman juga mengapresiasi para wisudawan yang berhasil menyelesaikan studi dan sebagian di antaranya langsung mendapatkan pekerjaan setelah lulus.
Salah satu kisah inspiratif datang dari Rayhan Rahman Syah, penerima Beasiswa Sleman Pintar yang berhasil menyelesaikan pendidikan dengan indeks prestasi kumulatif atau IPK 3,9.
Tak hanya meraih prestasi akademik, Rayhan juga telah diterima bekerja sebagai Asisten Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) di PT KAI Daop 6 Yogyakarta.
Keberhasilan tersebut menjadi contoh bahwa kesempatan pendidikan dapat membuka jalan menuju dunia profesional apabila diiringi kesungguhan dan kerja keras.
Dalam prosesi wisuda, Danang secara khusus meminta Rayhan berdiri di hadapan para hadirin untuk menerima apresiasi atas capaian akademik dan pekerjaannya.
Momen itu sekaligus menjadi penghormatan kepada mahasiswa penerima beasiswa yang mampu menyelesaikan pendidikan serta melanjutkan langkah menuju kemandirian.
“Keberhasilan itu adalah hak semua orang dan bisa didapatkan oleh siapa saja, asalkan memiliki niat dan kerja keras,” tegas Danang.
Pesan tersebut menekankan bahwa latar belakang ekonomi tidak seharusnya menjadi penghalang bagi anak muda untuk mengembangkan kemampuan dan mengejar cita-cita.
Melalui program Sleman Pintar, pemerintah daerah berharap semakin banyak generasi muda memperoleh akses pendidikan tinggi dan memiliki bekal menghadapi tantangan masa depan.
Kerja sama dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting untuk mempertemukan dukungan pendidikan, pengembangan kompetensi, serta kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
Prosesi Wisuda Periode 100 Universitas Amikom Yogyakarta turut dihadiri Rektor Prof. Dr. M. Suyanto, M.M., jajaran Senat Akademik, perwakilan LLDikti Wilayah V, dan orang tua wisudawan.
Pencapaian 56 wisudawan Beasiswa Sleman Pintar diharapkan menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus belajar, meraih prestasi, serta membangun kemandirian demi masa depan keluarga dan daerah.(ady)















