Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir: Keberagaman Menjadi Kekuatan Jika Negara Hadir secara Adil dan Ihsan

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎RILISINFO.COM, Jogja – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., menegaskan negara memiliki tanggung jawab utama untuk bertindak adil dan ihsan dalam mengelola keberagaman Indonesia.
‎
‎Menurut Haedar, keadilan dan ihsan bukan sekadar nilai moral, melainkan prinsip fundamental bernegara.
‎
‎“Keberagaman hanya akan menjadi kekuatan jika negara hadir secara adil dan berbuat ihsan kepada seluruh warga,” ujarnya.
‎
‎Haedar menjelaskan, keadilan harus menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan negara.
‎
‎Keadilan, kata dia, berarti perlakuan yang setara bagi semua warga negara tanpa diskriminasi suku, agama, ras, maupun golongan.
‎
‎“Negara tidak boleh tebang pilih. Semua warga memiliki hak dan kewajiban yang sama di hadapan hukum serta akses yang setara terhadap fasilitas publik,” kata Haedar.
‎
‎Namun, Haedar menekankan keadilan saja tidak cukup. Ia menyebut ihsan sebagai penyempurna keadilan dalam kehidupan berbangsa.
‎
‎Ihsan, menurutnya, mendorong sikap saling menghormati, empati, dan tolong-menolong antar sesama.
‎
‎“Ihsan melahirkan kepekaan sosial. Dari sinilah tumbuh harmoni, rasa aman, dan kasih sayang dalam masyarakat yang majemuk,” ujarnya.
‎
‎Lebih jauh, Haedar menautkan gagasan tersebut dengan jati diri Negara Pancasila.
‎
‎Ia menegaskan nilai keadilan dan ihsan sejalan dengan Pancasila dan UUD 1945, khususnya cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
‎
‎“Perbedaan jangan diperlakukan sebagai ancaman, tetapi sebagai kekayaan bangsa. Negara harus memastikan keberagaman dirawat secara adil dan ihsan agar persatuan tetap kokoh,” kata Haedar.

(waw)

Berita Terkait

Pasar Insinyur Kian Global, PII DIY Tekankan Kompetensi dan Integritas
Dorong Kemandirian Manufaktur Nasional, PII DIY Desak Percepatan Langkah Reindustrialisasi
UMY Siapkan SMP MSUS Berstandar Cambridge, Targetkan 90 Murid Baru
UMY Siapkan SMP MSUS, Padukan Sains dan Nilai Islam, Target Beroperasi 2027
Atasi Krisis Air di Gedangsari, Jamaah Karomah Istiqomah Guyur Padukuhan Sambeng dengan 20 Tangki Air Bersih!
Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah, RAPIMDA KADIN DIY Akserelasi Digitalisasi dan Sertifikasi Tenaga Kerja
Tanggapi Isu Kedekatan dengan Pihak Lain, Pengamat Ingatkan Azas Praduga Tak Bersalah dan Aspek Hukum
Dorong Daya Saing Ekosistem Usaha, Kadin DIY Akselerasi Pembiayaan dan Digitalisasi UMKM

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Pasar Insinyur Kian Global, PII DIY Tekankan Kompetensi dan Integritas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:09 WIB

UMY Siapkan SMP MSUS Berstandar Cambridge, Targetkan 90 Murid Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:02 WIB

UMY Siapkan SMP MSUS, Padukan Sains dan Nilai Islam, Target Beroperasi 2027

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Atasi Krisis Air di Gedangsari, Jamaah Karomah Istiqomah Guyur Padukuhan Sambeng dengan 20 Tangki Air Bersih!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah, RAPIMDA KADIN DIY Akserelasi Digitalisasi dan Sertifikasi Tenaga Kerja

Berita Terbaru