Gubernur Banten Ajak Alumni Daar El-Qolam Tingkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan

Minggu, 1 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Kab.Tangerang – Gubernur Banten Andra Soni meminta para alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Daar El-Qolam dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Apalagi, alumni El-Qolam tersebar di berbagai daerah dan berperan di berbagai bidang mulai dari legislatif, yudikatif dan eksekutif, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Peran mereka, sangat besar dalam penentuan sebuah kebijakan.

“Misalnya yang saya kenal seperti Bapak Muhlis dari PDIP, Abah Eko dari Demokrat, dan Pak Suparman dari Golkar serta ada juga Pak Oong dari Gerindra. Mereka semua konsen pada isu-isu sosial dan kemasyarakatan,” kata Andra Soni saat membuka kegiatan Musyawarah Besar (Mubes) alumni Ponpes Daar El-Qolam, Gintung, Jayanti, Kabupaten Tangerang, Minggu (1/2/2026).

Bahkan, Andra Soni mengakui bahwa ada alumni Daar El-Qolam yang memiliki peran pada dirinya, khususnya mengenai belajar debat, teknik pidato, serta mengatur strategi. Maka dari itu, sebagai alumni yang terpelajar, ia berharap alumni Daar El-Qolam dapat memberikan analisis isu-isu strategis untuk mengembangkan kebijakan publik yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan riil masyarakat.

“Serta melakukan berbagai aktivitas pemberdayaan masyarakat untuk pengembangan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan,” jelasnya.

Terakhir, Andra Soni menegaskan jika Pemprov Banten saat ini tengah fokus dalam pengembangan program pendidikan dan keagamaan, terutama dalam hal peningkatan kapasitas pesantren.

“Untuk mengoptimalkan itu, kami membentuk Biro Kesejahteraan Rakyat untuk lebih fokus pada fasilitasi Ponpes di Provinsi Banten,” imbuhnya.

Pengurus Ponpes Daar El-Qolam Adrian Mafatihullah Karim menegaskan jika para alumni di mana pun berada harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena apa pun profesinya saat ini, para alumni tetaplah santri yang diajarkan bagaimana berkehidupan sosial, bermanfaat bagi sesama, serta taat pada orang tua dan kiai.

“Yang kami ajarkan kepada santri hanya ilmu. Ilmu yang menjadi bekal untuk masa depan serta akhirat nanti,” pungkasnya. (nr)

 

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Untirta Dorong Pemanfaatan Sorgum untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa Margagiri
Hari Kedelapan Pencarian, Tim SAR Kembali Sisir Selat Sunda Cari 8 Penumpang Speedboat
Enam Pejabat Berganti, Polda Banten Gelar Serah Terima Jabatan
Tim DVI Polda Banten Bantu Identifikasi Jenazah Diduga Korban KM Arupadhatu 1
Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten, Investasi Rp1,9 Triliun Serap Ribuan Tenaga Kerja
Pencarian 8 Orang Hilang Diperpanjang 3 Hari, Andra Soni Minta Basarnas Lanjutkan Operasi
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027
Menaker Yassierli: Adopsi AI di Dunia Kerja Harus Berorientasi pada Manusia

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:44 WIB

Untirta Dorong Pemanfaatan Sorgum untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa Margagiri

Selasa, 15 September 2026 - 17:49 WIB

Hari Kedelapan Pencarian, Tim SAR Kembali Sisir Selat Sunda Cari 8 Penumpang Speedboat

Selasa, 15 September 2026 - 11:52 WIB

Enam Pejabat Berganti, Polda Banten Gelar Serah Terima Jabatan

Selasa, 15 September 2026 - 08:52 WIB

Tim DVI Polda Banten Bantu Identifikasi Jenazah Diduga Korban KM Arupadhatu 1

Selasa, 15 September 2026 - 08:37 WIB

Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten, Investasi Rp1,9 Triliun Serap Ribuan Tenaga Kerja

Berita Terbaru