Peringati Hari Bumi, Relawan Rumah Zakat Gelar Aksi Penanaman Mangrove di Pantai Baros
RILISINFO.COM, Bantul — Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana dan Hari Bumi diwarnai aksi nyata penanaman mangrove oleh Relawan Rumah Zakat di Pantai Baros, Bantul, Yogyakarta.
Kegiatan ini melibatkan 51 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pelajar hingga masyarakat umum.
Aksi ini menjadi wujud kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya mitigasi bencana di wilayah pesisir.
Sebanyak 150 pohon mangrove berhasil ditanam dalam kegiatan tersebut. Tanaman mangrove dipilih karena dinilai memiliki manfaat strategis dalam menjaga ekosistem pesisir.
Selain mencegah abrasi, mangrove juga berperan penting dalam menjaga produktivitas pertanian warga serta menjadi benteng alami menghadapi dampak perubahan iklim.
Koordinator Relawan Rumah Zakat, Mutaslimah, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Ia menyebut penanaman mangrove sebagai langkah penting dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga alam.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar menanam pohon, tetapi juga menanam kesadaran bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Tak hanya aksi lapangan, peserta juga mendapatkan edukasi terkait mangrove dari perwakilan
Pemuda-Pemudi Baros. Materi yang disampaikan mencakup manfaat ekologis mangrove, teknik penanaman yang benar, hingga peran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
“Kami ingin peserta tidak hanya menanam, tapi juga memahami pentingnya mangrove secara menyeluruh,” ungkap salah satu pemateri.
Kegiatan penanaman dilakukan secara gotong royong dengan penuh semangat. Para peserta tampak antusias menyusuri area pesisir untuk menanam bibit mangrove.
Setelah kegiatan inti, acara dilanjutkan dengan istirahat, sholat, dan makan bersama sebelum akhirnya ditutup dengan sesi penutup.
Salah satu peserta, Khatrin, mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari kegiatan ini. Ia berharap aksi serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini sangat berkesan karena saya bisa belajar langsung tentang pentingnya mangrove sekaligus berkontribusi nyata untuk lingkungan. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan,” katanya. (andriyani)

