Andra Soni Dorong Dekopinwil Banten Jadi Motor Penguatan Ekonomi Kerakyatan
RILISINFO.COM, Serang – Gubernur Banten Andra Soni mendorong Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Banten memperkuat gerakan koperasi di daerah. Apalagi perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan koperasi jadi yang utama sebagai pilar ekonomi kerakyatan.
Hal itu disampaikan Andra Soni usai menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Dekopinwil Provinsi Banten periode 2026-2030 di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Jumat (12/6/2026).
Menurut gubernur, momentum pengukuhan kepengurusan baru harus dimanfaatkan untuk memperkuat peran koperasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita berharap pengurus Dekopinwil Banten dapat bekerja maksimal dalam memperkuat koperasi di Provinsi Banten,” katanya.
Berdasarkan data Kementerian Koperasi hingga akhir 2025, jumlah koperasi di Provinsi Banten mencapai 6.860 unit yang terdiri atas 5.309 koperasi primer dan 1.551 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tersebar di delapan kabupaten/kota.
Andra Soni menilai, tingginya perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap pengembangan koperasi harus menjadi peluang untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Koperasi tidak hanya dapat dikembangkan di tingkat desa, tetapi juga oleh berbagai kelompok masyarakat dan profesi.
Ia berharap Dekopinwil Banten mampu menjadi pusat advokasi, inkubasi, dan kolaborasi yang mengonsolidasikan kekuatan koperasi guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh jajaran pengurus Dekopinwil Banten menghidupkan kembali semangat Bung Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia.
“Koperasi merupakan wadah perjuangan ekonomi rakyat yang berlandaskan asas kekeluargaan dan gotong royong. Semangat itu harus terus diaktualisasikan agar koperasi tetap menjadi instrumen pemerataan kesejahteraan dan penguatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Andra Soni meminta pengurus Dekopinwil memperkuat persatuan gerakan koperasi, membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, serta menghadirkan inovasi agar koperasi mampu menjadi rumah besar bagi pelaku usaha rakyat.
Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah berharap Dekopinwil Banten dapat bergerak bersama pemerintah daerah dalam mengawal perkembangan koperasi, khususnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ia mengatakan koperasi harus memiliki daya saing agar mampu mengambil peran lebih besar dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional.
“Koperasi harus dikelola secara profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman agar mampu bersaing dengan badan usaha lainnya,” kata Farida.
Ia berharap, koperasi-koperasi di Banten dapat memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan mengembangkan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing daerah.
Ketua Dekopinwil Banten Hasbi Sidik mengatakan pelantikan pengurus periode 2026-2030 menjadi awal tanggung jawab besar untuk memajukan gerakan koperasi di Provinsi Banten.
Menurut Hasbi, pihaknya akan memfokuskan program kerja pada penguatan kapasitas sumber daya manusia dan literasi digital koperasi, perluasan kemitraan untuk membuka akses permodalan, pasar dan teknologi, serta memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Banten.
“Kami berharap dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan agar koperasi di Provinsi Banten semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Hasbi.
Sumber : Adpim

