WWTC Dorong Lahirnya Manajer SDM Unggul Lewat Sertifikasi BNSP
RILISINFO.COM, Jogja – Widya Wiwaha Training Center (WWTC) menggelar program Sertifikasi Manajer Sumber Daya Manusia (MSDM)–Certified Human Resources Manager (CHRM) berlisensi BNSP sebagai langkah meningkatkan profesionalisme praktisi HR menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Direktur WWTC, Dr. Evi Rosalina Widyayanti, S.E., M.M., mengatakan sertifikasi tersebut mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
“Sertifikasi BNSP menjadi kebutuhan penting bagi praktisi HR karena memberikan pengakuan resmi atas kompetensi yang dimiliki,” ujarnya.
Menurut Evi, “Kompetensi yang terukur dan diakui secara nasional menjadi nilai tambah bagi profesional SDM.”
Ia menambahkan, “Sertifikasi ini menjadi bukti bahwa praktisi HR memiliki kemampuan sesuai standar nasional.” Kegiatan turut didukung tim WWTC bersama TUK Center HP3KI.
Program ini terbuka bagi praktisi HR, manajer SDM, supervisor, staf personalia, konsultan SDM, akademisi, hingga masyarakat umum yang ingin meningkatkan kompetensi.
“Kami mengundang para profesional memanfaatkan kesempatan ini sebagai investasi pengembangan karier,” kata Evi.
Pelaksanaan sertifikasi dijadwalkan pada 16–17 Juli 2026 di Kampus STIE Widya Wiwaha Yogyakarta.
Hari pertama diisi Bimbingan Teknis (Bimtek), sedangkan hari kedua merupakan uji kompetensi. Peserta juga dapat memilih skema luring maupun daring sesuai kebutuhan.
Peserta akan memperoleh sertifikat dari WWTC, sertifikat kompetensi BNSP bagi yang dinyatakan kompeten, materi pelatihan, serta kesempatan mengulang uji kompetensi pada batch berikutnya apabila belum lulus.
“Kami ingin memberikan layanan yang mendukung peningkatan kompetensi secara berkelanjutan,” jelasnya.
WWTC berharap program ini mampu mencetak tenaga profesional SDM yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja modern.
“Tingkatkan kompetensi Anda, raih pengakuan profesional, dan jadilah bagian dari SDM Indonesia yang unggul dan berdaya saing global,” tutup Dr. Evi Rosalina Widyayanti.(WAW)

