PIP 2026 Jangkau 64 Sekolah di Yogyakarta, Ribuan Siswa Terima Bantuan Pendidikan
RILISINFO.COM, JOGJA – Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2026 kembali menyasar dunia pendidikan di Kota Yogyakarta.
Sebanyak 64 sekolah menjadi sasaran penyaluran bantuan yang diserahkan melalui Surat Keputusan (SK) kepada ribuan penerima manfaat.
Penyerahan dilakukan oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayanti, Sabtu (27/6/2026), sekaligus menjadi ajang menyerap aspirasi masyarakat mengenai berbagai persoalan pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta, Susanto Dwi Antoro, menyampaikan apresiasi atas tersalurkannya bantuan PIP kepada para siswa yang membutuhkan.
Menurutnya, program ini menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh anak.
”Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan pendidikan sehingga tidak ada lagi anak yang terkendala biaya sekolah,” ujar Toro (panggilan akrabnya-red).
Susanto Dwi Antoro menegaskan bahwa penyaluran PIP kepada 64 sekolah di Kota Yogyakarta merupakan hasil sinergi berbagai pihak agar bantuan tepat sasaran.
”Kami terus berupaya menjadi jembatan antara masyarakat dengan pemerintah pusat agar program-program pendidikan bisa dirasakan langsung oleh warga. Pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan generasi muda,” katanya.
Lebih lanjut, Susanto Dwi Antoro berharap bantuan tersebut mampu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus meningkatkan semangat belajar para siswa.
”Kami ingin anak-anak tetap fokus belajar, berprestasi, dan tidak sampai putus sekolah hanya karena persoalan biaya. Kesempatan memperoleh pendidikan harus dirasakan semua anak tanpa terkecuali,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayanti, menegaskan bahwa PIP merupakan bentuk komitmen negara dalam memenuhi hak pendidikan bagi seluruh warga negara.
”Pendidikan adalah hak dasar setiap warga negara yang dijamin konstitusi. Negara wajib memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh akses pendidikan yang layak,” tegasnya.
Dalam dialog bersama masyarakat, My Esti Wijayanti juga menyinggung putusan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan pendidikan dasar jenjang SD dan SMP harus digratiskan melalui anggaran negara.
”Harus ada komitmen yang dilakukan secara bertahap oleh negara untuk menaati putusan MK. Mungkin tahun depan dana BOS bisa dinaikkan agar kesejahteraan guru meningkat sekaligus memperbaiki fasilitas sekolah,” katanya.
Susanto Dwi Antoro kembali berharap agar bantuan PIP Tahun 2026 menjadi penyemangat bagi ribuan siswa penerima manfaat di Kota Yogyakarta.
”Semoga bantuan ini mampu meringankan biaya pendidikan, memotivasi anak-anak untuk terus belajar, melahirkan generasi yang cerdas, berprestasi, serta memiliki kesempatan yang sama dalam meraih cita-cita.
”Kami akan terus mengawal agar program pendidikan seperti ini semakin luas manfaatnya bagi masyarakat,” tutup Susanto Dwi Antoro.(WAW)

