AHY Terima Kunjungan Perpisahan Dubes Kanada, Tegaskan Komitmen Perkuat Kemitraan Strategis
RILISINFO.COM, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menerima kunjungan kehormatan sekaligus perpisahan (farewell courtesy call) Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor-Leste, H.E. Jess Dutton, di Kantor Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Senin (6/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menegaskan komitmen kedua negara dalam memperkuat kemitraan strategis, khususnya di bidang infrastruktur, investasi, serta pembangunan berkelanjutan.
Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Menko AHY mengenang persahabatan yang telah terjalin dengan Dubes Jess Dutton sejak dirinya menjabat Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN. Hubungan tersebut terus berlanjut, termasuk saat AHY mewakili Pemerintah Indonesia sebagai Guest of Honour pada peringatan Canada Day ke-157 pada 2024. Menurutnya, kedekatan antarpemimpin turut menjadi modal penting dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
“Saya melihat Kanada sebagai sahabat terpercaya Indonesia sekaligus mitra strategis di kawasan Indo-Pasifik. Hubungan yang dibangun dengan penuh kesabaran, rasa saling menghormati, dan orientasi jangka panjang menjadi fondasi penting bagi kemitraan kedua negara,” ujar Menko AHY.
Menko AHY menilai hubungan Indonesia dan Kanada saat ini telah berkembang melampaui hubungan baik antarpemerintah. Kemitraan kedua negara semakin berorientasi pada kerja sama yang konkret, berbasis kepercayaan, dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.
Salah satu pembahasan utama dalam pertemuan tersebut adalah percepatan implementasi Indonesia–Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) yang diharapkan semakin memperluas peluang perdagangan, investasi, dan kolaborasi ekonomi kedua negara. Selain itu, keduanya juga bertukar pandangan mengenai potensi kerja sama di bidang water management sebagai salah satu sektor strategis yang mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia.
“Implementasi CEPA akan menjadi fase yang sangat penting. Kesepakatan antarnegara akan memberikan manfaat optimal apabila diikuti oleh kolaborasi nyata antara dunia usaha, investor, lembaga, dan masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Menko AHY juga menyoroti besarnya potensi kerja sama Indonesia dan Kanada di sektor infrastruktur dan pembangunan kewilayahan. Pemerintah Indonesia terus mendorong pembangunan infrastruktur yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah, meningkatkan daya saing daerah, memperluas pemerataan pembangunan, serta memperkuat ketahanan nasional.
Menko AHY menyambut baik ketertarikan Kanada untuk terus berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia, termasuk melalui kerja sama antara Export Development Canada (EDC) dan Indonesia Investment Authority (INA). Kolaborasi tersebut dinilai membuka peluang pengembangan investasi di berbagai sektor strategis, seperti infrastruktur, energi bersih, energi terbarukan, dan sektor-sektor yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Kami melihat Kanada sebagai mitra yang serius, memiliki kapasitas, serta dapat diandalkan. Kami berharap kerja sama di bidang infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan akan menjadi salah satu pilar utama hubungan Indonesia-Kanada pada masa mendatang,” kata Menko AHY.
Di sela-sela pertemuan, Menko AHY dan Dubes Jess Dutton juga berbincang mengenai pentingnya disiplin, konsistensi, serta keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi (work-life balance) dalam menjalankan pengabdian. Sebagai bentuk apresiasi, Menko AHY menyerahkan cenderamata berupa patung Arjuna serta foto kebersamaan saat perayaan Canada Day ke-157 sebagai simbol eratnya persahabatan yang telah terjalin.
Mengakhiri pertemuan, Menko AHY menyampaikan penghargaan atas dedikasi Dubes Jess Dutton selama menjalankan tugas diplomatik di Indonesia. Ia berharap hubungan erat yang telah dibangun dapat terus dilanjutkan oleh duta besar berikutnya dan menjadi fondasi bagi kerja sama Indonesia–Kanada yang semakin kuat di masa mendatang.
“Terima kasih atas pengabdian dan persahabatan yang telah dibangun dengan Indonesia. Saya berharap hubungan baik ini akan terus berkembang, dan Indonesia akan selalu menyambut Anda kembali, bukan hanya sebagai mantan duta besar, tetapi juga sebagai sahabat,” tutup Menko AHY.
Turut mendampingi Menko AHY dalam pertemuan ini Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman Ronny Ariuly Hutahayan serta Tenaga Ahli Menteri Mira Permatasari. (gla)
Sumber : Adpim

