Antisipasi Membludaknya Jemaah, Pemkot Yogyakarta Sediakan Kantong Parkir dan Rekayasa Arus Lalu Lintas

RILISINFO.COM, Yogyakarta – Pemerintah Kota Yogyakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas, pengamanan kawasan, serta sejumlah kantong parkir guna mendukung kelancaran pelaksanaan Pengajian Akbar bersama Gus Iqdam dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Pemerintah Kota Yogyakarta yang akan berlangsung di halaman parkir Stadion Mandala Krida pada Minggu (14/6/2026).

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta, Dedi Budiono, mengatakan pihaknya telah melakukan analisis pergerakan jemaah bersama Polresta Yogyakarta dan berbagai pemangku kepentingan terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran arus lalu lintas selama kegiatan yang diperkirakan dihadiri 15.000 hingga 20.000 jemaah.

Menurut Dedi, salah satu upaya yang dilakukan adalah membebaskan kawasan ring satu di sekitar Stadion Mandala Krida dari kendaraan bermotor.

“Kita antisipasi bahwa seluruh ring satu yang ada di seputaran Mandala Krida itu nanti dibebaskan dari kendaraan,” ujarnya saat jumpa pers terkait rekayasa lalu lintas pengajian akbar, Selasa (9/6/2026).

Adapun kawasan ring satu yang akan steril dari kendaraan meliputi Jalan Kapas, Jalan Gondosuli, Jalan Kenari, Jalan Djamiat Dalhar sisi barat Mandala Krida, sebagian Jalan Tunjung, sebagian Jalan Mawar, dan sebagian Jalan Sukonandi. Seluruh ruas jalan tersebut menjadi area larangan parkir selama kegiatan berlangsung.

Dedi menjelaskan, kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari antisipasi apabila jumlah jemaah yang hadir melebihi kapasitas area utama sehingga sebagian peserta dapat memanfaatkan area jalan yang telah disiapkan tanpa mengganggu mobilitas kendaraan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Polresta Yogyakarta untuk memetakan titik-titik pengaturan dan rekayasa lalu lintas.

Penutupan jalan pada kawasan ring dalam akan diberlakukan mulai pukul 16.00 WIB, meliputi Jalan Sukonandi, Jalan Kapas, Jalan Kenari sisi selatan stadion dan utara GOR Amongrogo, Jalan Gondosuli, serta Jalan Pengok. Sedangkan titik pengaturan pada kawasan ring luar berada di Simpang Balai Kota, Simpang Cendana, Simpang Gayam, Simpang Tunjung, Simpang Jalan Mawar, dan Simpang Baciro.

“Jadi ini menjadi salah satu titik pengaturan yang nanti akan dilakukan gabungan teman-teman Kepolisian, Dinas Perhubungan, Kokam, Banser, TNI, Satpol PP, dan seluruh pihak yang terlibat untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait akses menuju Mandala Krida,” jelas Agus.

Petugas gabungan akan disiagakan pada sejumlah pos pengaturan lalu lintas untuk memberikan informasi dan mengarahkan masyarakat menuju lokasi parkir yang telah disediakan. Mobilitas kendaraan menuju kawasan acara juga akan dibatasi secara bertahap sesuai situasi di lapangan.

Untuk mendukung kebutuhan parkir, Pemerintah Kota Yogyakarta telah menyiapkan sejumlah lokasi parkir. Kompleks Balai Kota Yogyakarta akan digunakan untuk kendaraan internal perangkat daerah, sedangkan parkir kendaraan VIP Forkopimda dan tamu undangan disediakan di halaman timur Stadion Mandala Krida.

Sementara itu, kantong parkir kendaraan umum disiapkan di halaman GOR Amongrogo, area belakang calon Kantor DPRD DIY, lapangan futsal Jalan Sukonandi, lapangan bola Gedung Keuangan, Jalan Cendana I, halaman Inspektorat DIY, halaman Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY, serta beberapa titik tepi jalan umum yang telah ditentukan.

Agus menambahkan, masyarakat yang akan mengikuti pengajian diharapkan mematuhi arahan petugas dan memanfaatkan lokasi parkir resmi yang telah disediakan guna menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan bersama.

Terkait tarif parkir selama kegiatan, Pemerintah Kota Yogyakarta menegaskan bahwa pengelolaannya mengacu pada ketentuan yang berlaku sesuai Peraturan Daerah. Tarif parkir kendaraan roda dua sebesar Rp2.000, sedangkan kendaraan roda empat sebesar Rp5.000.

Melalui berbagai langkah persiapan tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta berharap pelaksanaan Pengajian Akbar HUT ke-79 dapat berlangsung aman, tertib, nyaman, dan menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat Kota Yogyakarta. (Aga)