Bhinneka Tunggal Ika Jadi Fondasi Toleransi, Warga Didorong Jaga Kebinekaan

RILISINFO.COM, ‎JOGJA – Sosialisasi Bhineka Tunggal Ika kembali digelar DPRD DIY bersama Kesbangpol DIY di Ingkung Grobog, Selasa (28/7/2026), memperkuat semangat kebhinekaan masyarakat Indonesia bersama. Kegiatan tersebut diikuti berbagai unsur masyarakat dengan harapan peserta memahami pentingnya menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta memperkuat toleransi dalam kehidupan sehari-hari bersama.

‎Narasumber Diasma Suwandaru menjelaskan kegiatan merupakan inisiatif DPRD DIY bersama Badan Kesbangpol DIY sebagai penguatan nilai kebangsaan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. “Ada seratus lebih titik sosialisasi, sebagian melalui pokok pikiran dewan dan sebagian kegiatan reguler,” ujar Diasma Suwandaru kepada peserta penuh semangat.

Menurut Diasma, pelaksanaan sosialisasi melibatkan TNI, Polri, akademisi, serta praktisi agar materi kebhinekaan disampaikan lebih komprehensif, relevan, dan mudah dipahami masyarakat luas. “Kami berharap bapak ibu menjadi agen kebhinekaan, dimulai dari keluarga, kemudian berkembang luas hingga lingkungan masyarakat,” katanya dalam kegiatan tersebut bersama.

‎Diasma menegaskan kebhinekaan bukan sekadar slogan, melainkan nilai hidup yang harus diwujudkan melalui sikap saling menghormati seluruh perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Ia mengatakan keberagaman budaya, agama, suku, dan adat merupakan kekayaan bangsa yang wajib dijaga bersama sebagai fondasi persatuan Indonesia sepanjang masa. “Intinya kita menjalin toleransi antaragama, antarsuku, antarbudaya, saling menghormati, lalu mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat,” tegas Diasma di hadapan seluruh peserta sosialisasi tersebut.

Anggota Komisi A DPRD DIY dari PKB, Hifni Muhammad Nasikh, menilai sosialisasi tersebut memiliki peran strategis menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurut Hifni, toleransi menjadi kunci utama membangun kehidupan masyarakat yang damai, harmonis, saling menghargai, serta mampu menghadapi berbagai perbedaan secara dewasa bersama. “Bagaimana kita menjaga toleransi sehingga Bhineka Tunggal Ika yang sangat penting bagi negara dapat terus terpelihara,” tegas Hifni kepada seluruh peserta hadir.

Hifni juga menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman melalui penerapan sikap toleransi tanpa membedakan latar belakang agama, budaya, maupun suku setiap siswa. Menurutnya, suasana belajar yang menghargai keberagaman akan membentuk generasi muda berkarakter, terbuka, serta mampu hidup berdampingan dalam semangat persatuan Indonesia kuat.

Ia berharap seluruh peserta tidak berhenti memahami materi, melainkan mengimplementasikan nilai kebhinekaan dalam keluarga, lingkungan, hingga kehidupan sosial bermasyarakat secara nyata bersama.”Nanti sampaikan materi kepada teman-teman, tetangga, lalu berperilaku sesuai nilai yang diberikan selama sosialisasi,” ujar Hifni menegaskan harapan besarnya kepada seluruh peserta.

Melalui sosialisasi tersebut, DPRD DIY dan Kesbangpol DIY berharap semangat Bhineka Tunggal Ika semakin mengakar, memperkokoh persatuan, toleransi, serta kerukunan masyarakat Indonesia berkelanjutan.(ady)