Dukungan Donatur Singapura Bangkitkan Semangat Wujudkan Padepokan Tapak Suci Nasional
RILISINFO.COM, SEMARANG – Donasi dari Tapak Suci Singapura menjadi penyemangat pembangunan Padepokan Nasional Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang diproyeksikan menelan anggaran sekitar Rp20 miliar. Pembangunan tersebut akan dibiayai secara gotong royong oleh seluruh keluarga besar Tapak Suci.
Ketua Umum Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Afnan Hadikusumo, mengajak seluruh Pimpinan Wilayah (Pimwil), Pimpinan Daerah (Pimda), kader, hingga anggota aktif untuk berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing.”Pembangunan ini ditanggung bersama-sama. Boleh Pimwil, Pimda, kader maupun anggota ikut berkontribusi,” ujar Afnan usai menghadiri Rapat Pleno II Tapak Suci Putera Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Semarang, Kamis (6/8/2026).
Menurut Afnan, semangat kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan padepokan nasional yang representatif sebagai pusat pembinaan, pengembangan prestasi, dan aktivitas organisasi.
Momentum pembangunan semakin menginspirasi setelah Tapak Suci Singapura menyerahkan donasi simbolis sebagai bentuk dukungan terhadap proyek tersebut. Bantuan diserahkan oleh Yuhari Mukti kepada Ketua Panitia Pembangunan Padepokan, Ahmad Jam’an, pada pembukaan Sidang Tanwir Tapak Suci Putera Muhammadiyah.
Nilai donasi mencapai 2.000 Dolar Singapura atau sekitar Rp27,9 juta. Afnan berharap bantuan tersebut menjadi pemantik semangat bagi Pimwil dan Pimda di berbagai daerah untuk ikut berkontribusi.”Mudah-mudahan ini menjadi cambuk bagi Pimwil maupun Pimda lain yang belum membantu. Kami berharap akan semakin banyak yang menyusul,” katanya.
Pembangunan Padepokan Nasional Tapak Suci dimulai sejak 20 Juni 2026 di atas tanah milik Muhammadiyah di kawasan Kotagede, Yogyakarta. Bangunan dirancang terdiri atas tiga lantai dengan luas sekitar 1.400 meter persegi.
Fasilitas yang akan dibangun meliputi gedung olahraga berkapasitas sekitar 1.000 penonton dengan dua gelanggang pertandingan untuk mendukung kejuaraan Tapak Suci tingkat nasional maupun internasional.
Selain itu, padepokan juga akan dilengkapi ruang serbaguna yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, seperti pembinaan kader, pernikahan, manasik haji, kegiatan sosial, klinik, lapangan basket, tenis, ruang loker, hingga musala.
Total kebutuhan anggaran pembangunan diperkirakan mencapai Rp20 miliar dengan target penyelesaian dalam waktu sekitar dua tahun melalui dukungan seluruh kader, anggota, dan masyarakat.”Semangat kebersamaan harus terus dijaga,” pesan Afnan.
Sementara itu, rangkaian kegiatan Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah akan mencapai puncaknya pada Opening Ceremony yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026, di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang.
Mengusung tema “Berakar Tradisi Menuju Tapak Suci Modern, Mandiri, dan Mendunia”, muktamar diharapkan semakin memperkuat persatuan organisasi sekaligus mempercepat terwujudnya Padepokan Nasional Tapak Suci sebagai pusat pembinaan dan pengembangan pencak silat Muhammadiyah.
(waw)

