Hendry Ch Bangun Kecam Tindakan Ilegal DK PWI

Jumat, 19 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RILISINFO.COM, Jakarta – Ketua PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, mengecam keras keputusan Dewan Kehormatan (DK) PWI yang dianggap ilegal dan tidak sah. Keputusan DK yang mengeluarkan surat pemberhentian Hendry Ch Bangun dari keanggotaan PWI dianggap tidak memiliki dasar hukum yang kuat.

Menurut Hendry, DK telah bertindak melampaui kewenangannya. “Keputusan tersebut bukan hasil rapat resmi DK. Lima anggota DK bahkan tidak mengetahui hal ini dan sudah bersurat kepada Sasongko Tedjo,” jelas Hendry di Kantor PWI Pusat, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa, 16 Juli. Ia menambahkan bahwa permintaan Ketua DK untuk menyiapkan Kongres Luar Biasa (KLB) juga tidak berdasar. “Menurut PD PRT Pasal 28, KLB hanya bisa dilakukan jika Ketua Umum menjadi terdakwa kasus yang merendahkan martabat wartawan dan diminta oleh sekurang-kurangnya 2/3 jumlah provinsi,” tegasnya.

Berdasarkan Keputusan Pengurus Pusat PWI Nomor 218-PLP/PP-PWI/2024 tanggal 27 Juni 2024, susunan Dewan Kehormatan PWI periode 2023-2028 telah berubah. Ketua Dewan Kehormatan saat ini adalah Sasongko Tedjo, dengan Mahmud Matangara sebagai Wakil Ketua dan Tatang Suherman sebagai Sekretaris. Anggota lainnya adalah Diapari Sibatangkayu, Akhmad Munir, Fathurrahman, M. Noeh Hatumena, Hendro Basuki, dan Berman Nainggolan.

Dengan perubahan tersebut, Nurcholis tidak lagi menjabat sebagai Sekretaris DK. “Nurcholis sudah tidak memiliki legal standing untuk bertindak atas nama DK. Oleh karena itu, surat keputusan yang dikeluarkan menjadi batal demi hukum,” ujar Hendry Ch Bangun. Lebih lanjut, Hendry mengatakan bahwa segala keputusan DK hanya bisa diambil oleh rapat yang dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota DK sesuai Surat Keputusan PWI Nomor 218-PLP/PP-PWI/2024.

Hendry juga menyoroti permintaan DK kepada Ketua Bidang Organisasi untuk segera melakukan KLB sebagai tindakan ngawur. “Yang berwenang memerintahkan Ketua Bidang Organisasi hanya Ketua Umum,” tegasnya.

Menurut Hendry, tindakan Sasongko Tedjo yang menyelenggarakan rapat DK tanpa mengikuti aturan tersebut tidak memiliki landasan hukum. “Tindakan ini tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat,” ujarnya. Sasongko Tedjo juga dinilai telah menyalahgunakan kop surat dan cap DK tanpa tanda tangan Sekretaris yang sah, sehingga merupakan pelanggaran hukum dengan implikasi pidana.

Atas dasar ini, Pengurus Pusat PWI memberikan peringatan pertama dan terakhir kepada Sasongko Tedjo untuk tidak lagi menggunakan atribut dan nama DK sejak ditetapkannya perubahan tersebut. Sasongko juga diberi waktu tiga hari untuk meminta maaf kepada Ketua Umum PWI Pusat dan mencabut pernyataan yang ia keluarkan dalam rilis. “Jika peringatan ini tidak diindahkan, kami akan menempuh proses hukum,” tegas Hendry Ch Bangun.(*)

Berita Terkait

Sentil AFEBSI, Prof. Edy Tegaskan Kolaborasi Adalah Kunci Utama Songsong Indonesia Emas 2045
Torehkan Prestasi Nasional, Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan Sabet Juara Dua ADLG Awards 2026
Lewat Kongres AFEBSI, Perguruan Tinggi Swasta Indonesia Siap Tingkatkan Daya Saing Global
Buruh Pabrik di Cikarang Dituntut 1 Tahun Penjara dalam Perkara Gas Portabel
Tingkatkan Kualitas SDM Aparatur, Pemprov Banten Kolaborasi dengan LAN RI Garap ASN Corpu
Putra Terbaik Kota Wali Demak, Brigjen Pol Zain Dwi Nugroho Jabat Wakapolda Banten
HiLo Luncurkan Produk Protein Terbaru, Dorong Edukasi Nutrisi dan Gaya Hidup Sehat
Perkara Gas Portable Bernilai Ratusan Ribu Rupiah, Gabriel Terancam 6 Tahun Penjara dan Denda Rp60 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Sentil AFEBSI, Prof. Edy Tegaskan Kolaborasi Adalah Kunci Utama Songsong Indonesia Emas 2045

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:44 WIB

Torehkan Prestasi Nasional, Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan Sabet Juara Dua ADLG Awards 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Lewat Kongres AFEBSI, Perguruan Tinggi Swasta Indonesia Siap Tingkatkan Daya Saing Global

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Buruh Pabrik di Cikarang Dituntut 1 Tahun Penjara dalam Perkara Gas Portabel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Tingkatkan Kualitas SDM Aparatur, Pemprov Banten Kolaborasi dengan LAN RI Garap ASN Corpu

Berita Terbaru